Find anything on DBL Indonesia
SMANDU THE GIANT KILLER (Dampingi SMAN 61, Wakili Grup B ke Fantastic Four)
15 November 2018

DKI JAKARTA- Luar biasa tim putra SMAN 2 Jakarta. Tim polesan Rudi Ohandi ini layak menyandang julukan baru; The Giant Killer. Menyusul keberhasilan Malvin Hariyanto dkk memastikan tiket semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 dengan catatan yang cukup mengesankan.Berstatus sebagai runner-up West Region, Smandu (julukan SMAN 2) semula kurang diperhitungkan. Itu karena pada persaingan sengit Grup B dihuni SMAN 3 Jakarta yang berstatus juara South Region, dan SMAK 5 Penabur (juara North Region).Namun, siapa sangka, justru melawan kedua tim yang diunggulkan itulah, Smandu meraih poin sempurna alias menang. Itu pula yang berhasil mengantarkan Smandu keluar dari persaingan sengit fase Grup B dan melaju ke babak Fantastic Four, yang akan digelar hari ini di GOR Soemantri.Setelah menundukkan SMAK 5 Penabur pada laga Senin (12/11) lalu, korban keganasan Smandu berikutnya adalah SMAN 3. Anak-anak Smandu tampil luar biasa pada laga do or die Rabu (14/11) kemarin, dan menutup laga terakhir fase Grup B ini dengan keunggulan 22-15 atas SMAN 3.Laga do or die antara Smandu versus Teladan (julukan SMAN 3) berlangsung sangat alot. Kedua tim tak kunjung mampu mengemas poin alias scoreless, sepanjang tujuh menit awal.  Kuarter awal berakhir, skor hanya 2-2. Memasuki kuarter kedua, kedua tim juga masih kesulitan mencetak poin. Skor 7-7 di akhir kuarter kedua menandakan alotnya laga.Adalah Smandu yang berhasil keluar dari tekanan itu, sejak memasuki kuarter ketiga. Tepatnya, saat laga memasuki menit kelima. Under basket Stephen Sanjaya Prischou menjadi titik balik keperkasaan Smandu untuk unggul atas Teladan. Pemain bernomor punggung 15 itu membawa Smandu unggul 9-7. Mulai dari momen itu, Smandu menjelma bagaikan monster bagi pertahanan Teladan. Perolehan poin Smandu mulai menjauh dari juara dua kali Honda DBL DKI Jakarta edisi 2012 dan 2016 tersebut.Smandu makin tak terbendung setelah berhasil mendapatkan 7 poin beruntun pada 20 detik terakhir. Empat poin diantaranya berhasil ditorehkan sang kapten, Malvin Haryanto. Skor 22-15 menjadi milik Smandu, sekaligus memaksa Teladan angkat koper.Hasil ini mengantarkan Smandu lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B setelah mengemas 5 poin, hasil dari 2 kali menang dan sekali kalah. Satu tiket lainnya direbut SMAN 61 yang melaju dengan status sebagai pemuncak klasemen. Menyusul kemenangan 41-37 atas SMAK 5 Penabur. NASA (julukan SMAN 61) juga mengemas 5 poin, hasil dari dua kemenangan dan sekali kalah. Namun, NASA memiliki keunggulan head to head karena pada pertemuan awal fase Grup B, NASA menang atas Smandu.Pada babak Fantastic Four alias semifinal yang digelar hari ini, Smandu akan bertemu SMA Bukit Sion yang sukses menjadi pemuncak Grup A. Sedangkan SMAN 61 akan bentrok dengan SMA Al-Izhar Pondok Labu.”Berhasil lolos ke semifinal, rasanya tanggung kalau tidak sekalian memasang target maksimal (juara, Red). Apalagi, anak-anak sudah bermain lebih lepas tanpa beban dan makin kolektif. Jadi, siapapun lawannya akan kami hadapi sekuat tenaga,” ungkap Om Abok, sapaan akrab Rudi Ohandi, pelatih Smandu. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
Putri Teladan Jumpa SMAN 36
15 November 2018

DKI JAKARTA- Belajar dari kesalahan sebelumnya saat takluk di tangan SMK Yadika 2, tim putri SMAN 3 Jakarta bermain lepas tidak meremehkan lawannya. Hal itu membawa mereka mengungguli SMAN 71 Jakarta dengan skor 36-23. Putri Teladan (julukan SMAN 3) mampu mengobati gagalnya tim putra melangkah ke babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018.Sepanjang laga, srikandi Teladan berhasil memperlihatkan kelas mereka sebagai tim basket putri unggulan ibu kota. Insyira Keysa dkk dapat mendominasi pertandingan dengan mengutamakan transisi dan pertahanan yang rapat. Permainan cepat ini tentunya membuat anak-anak Sapta Eka (julukan SMAN 71) kelimpungan.Sapta Eka terlihat di bawah tekanan nama besar Teladan. Tim asal Duren Sawit tersebut tidak dapat mengimbangi permainan yang ditunjukan oleh Teladan. Anak asuh Muhammad Ridzky hanya mampu mencetak 2 poin. Teladan unggul jauh 9-2 pada kuarter pertama.Ketangguhan para pemain Teladan merata. Tiga pilar utama mereka, Stanita Nataya, Zefanya Angelina Risdiyanto dan Annika Amadea Dacya berhasil mencetak 6 poin sepanjang pertandingan. Sementara salah satu pemain andalan mereka Jofinka Putri berhasil menorehkan 7 poin. Serta guard Teladan Zhara Mauritzka Syafrizal yang menyumbang poin terbanyak untuk Teladan, dengan 8 poin.Kemenangan atas Sapta Eka membawa mereka menjadi pemuncak klasemen akhir Grup B. “Dari awal laga, kami diingatkan untuk tidak menganggap remeh lawan. Dan kami membuktikan hal itu di lapangan,” ucap kapten Teladan Insyira Keysa.Dengan begitu Teladan akan berhadapan dengan SMAN 36 Jakarta, runner-up Grup A. SMAN 36  sendiri harus puas menjadi yang kedua usai kalah dari SMAN 28 Jakarta pada laga kemarin (14/11) dengan skor 38-13.Sementara SMAN 28 yang menjadi ratu di Grup A akan berhadapan dengan SMAN 71 pada semifinal hari ini. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
AIPL Lolos Dramatis
14 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim dari Grup A memastikan diri melangkah ke babak fantastic four Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. SMA Bukit Sion menjadi tim pertama yang melaju ke babak semifinal, setelah mengalahkan SMAN 21 Jakarta dengan skor telak 56-15 di GOR Soemantri, Selasa kemarin (13/11).  Disusul oleh SMA Al-Izhar Pondok Labu yang sukses mengamankan tiket semifinal secara dramatis. AIPL (julukan SMA Al-Izhar) unggul atas SMA Permai, 41-37 lewat drama overtime alias babak tambahan waktu.Terus tertinggal sejak tip-off, tidak membuat AIPL menyerah begitu saja. SMA Permai yang masih memiliki kesempatan melangkah ke babak semifinal,menggedor pertahanan anak-anak Pondok Labu. Kuarter pertama di tutup dengan kemenangan SMA Permai dengan skor 15-7.Tim asal Pluit tidak memberi ampun lawannya, mereka selalu unggul dari kuarter pertama hingga awal kuarter keempat. Namun, mental baja tim polesan Athini Mardlatika membuat mereka dapat melakukan epic comeback.Momen dramatis terjadi saat laga menyisakan 20 detik jelang akhir pertandingan. Shooting guard AIPL, Muhammad Rafi menjaga asa timnya untuk lolos ke semifinal. Melalui akurasi tembakan tiga angkanya, pemain bernomor 7 itu menyamakan kedudukan menjadi 35-35.Sebenarnya, SMA Permai memiliki peluang untuk unggul pada 10 detik akhir. Namun, Aldy Adrian sengaja tidak memasukan bola free throw yang didapatnya. Pasalnya, SMA Permai ingin memaksa babak overtime, karena mereka butuh kemenangan atas AIPL dengan selisih 9 poin agar lolos.Alih-alih bisa kembali unggul dengan margin poin yang diharapkan, SMA Permai justru terpuruk pada babak tambahan. AIPL justru terus menggendor pertahanan Permai pada babak overtime. Dua menit terakhir menjadi titik pertama AIPL unggul atas Permai. Melalui solo run ke jantung pertahanan lawan yang diakhir layup, Kemal Aristy Salim membuyarkan impian Permai melangkah ke semifinal, 37-35 AIPL berbalik unggul.Seakan belum puas, Salim kembali membuat pendukung Permai tertunduk lemas. Pemain bernomor punggung 8 itu kembali menorehkan dua poin untuk timnya, hingga terus berlari menjauh atas lawannya. Meski sempat mencetak dua poin melalui Aldy, AIPL menutup kemenangan melalui dua poin hasil Rayhan Alfaro Ferdinand. Buzzer akhir pun berbunyi, AIPL mengunci kemenangan dengan skor 41-37.Pada klasemen akhir, SMA Bukit Sion mengunci predikat juara Grup A dengan meraup 6 poin hasil dari sapu bersih tiga laga dengan kemenangan. Disusul oleh SMA Al-Izhar di urutan kedua dengan 5 poin. Lalu, SMAN 21 pada peringkat ketiga dengan 4 poin, sedangkan SMA Permai di posisi paling bawah dengan 3 poin. (*)...

 
GRUP B MEMANAS (Smandu Jinakkan The Lions)
13 November 2018

DKI JAKARTA- Kejutan demi kejutan  terus tercipta dalam lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Kejutan kali ini datang dari tim putra SMAN 2 Jakarta yang terlibat pada persaingan sengit di Grup B.Runner-up West Region itu berhasil menjinakkan juara North Region, SMAK 5 Penabur Jakarta. Tim berjulukan Smandu itu menutup laga dengan keunggulan 19-12, di GOR Soemantri, Senin (12/11) kemarin.Sempat diragukan bisa bangkit setelah kalah pada laga pembuka, Smandu bermain dengan penuh semangat hingga berhasil menjaga asa untuk lolos. Sebaliknya, The Lions (julukan SMAK 5 Penabur)  kehilangan daya gedor tanpa adanya center andalan mereka, Stanley Hidayat yang harus absen.Penyerangan run and gun The Lions seakan-akan redup. Hal itu dapat membuat Smandu menguasai jalannya pertandingan. Pola penyerangan yang baik dan strategi pertahanan yang mumpuni Smandu mengunci kuarter pertama.Siasat bertahan yang diracik oleh coach Rudi Ohandi ini terbukti berhasil meredam permainan cepat yang dilakukan oleh The Lions. Berkali-kali Smandu dapat menahan pergerakan para punggawa The Lions. Bahkan, mereka mampu membuat Nathan dkk terjerat 24 second violation.Absennya mesin poin Stanley, membuat jumlah offensive rebound yang diraih oleh The Lions pun menurun. Pasukan asal Kelapa Gading tersebut hanya bisa meraih 14 offensive rebound. Berkurang 8 angka saat melawan Teladan (julukan SMAN 3). Sementara Smandu dapat menggenjot efektifitas field goal mereka menjadi 23%. Terbukti pola penyerangan yang dimainkan Malvin Hariyanto dkk pun dapat diakhiri dengan torehan poin.Hasil ini membuat persaingan di Grup B jadi memanas. Keempat tim penghuni grup ini, SMAN 2 Jakarta, SMAK 5 Penabur, SMAN 3 Jakarta, dan SMAN 61 Jakarta, memiliki peluang yang sama untuk lolos semifinal.Keempat tim penghuni Grup B kini sama-sama mengemas tiga poin, setelah memetik hasil sekali kemenangan dan sekali menelan kekalahan dari dua game yang telah dijalani. Pada laga sebelumnya, SMAK 5 Penabur sukses mengalahkan SMAN 3. Sementara SMAN 3 menang atas SMAN 61. Sedangkan SMAN 61 menang atas SMAN 2.Game ketiga bagi seluruh penghuni grup ini akan dimainkan Rabu besok (14/11). Ini akan menjadi partai hidup-mati bagi mereka untuk melanjutkan langkah ke babak selanjutnya. SMAN 3 akan berhadapan dengan SMAN 2. Sedangkan SMAK 5 Penabur akan meladeni SMAN 61.Kapten tim Smandu, Malvin Hariyanto tetap optimis timnya mampu melangkah ke semifinal. “Tentunya kami tidak boleh takut berhadapan dengan SMAN 3. Lawan yang kuat seperti SMAK 5 Penabur saja bisa kami kalahkan, padahal mereka mengalahkan SMAN 3. Kami akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan dalam laga penentuan nanti,” ungkapnya. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
SMAN 28 dan SMAN 36 Melaju ke Semifinal
13 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim putri telah mengamankan tempat di semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Setelah mengalahkan SMAN 30 Jakarta, SMAN 36 Jakarta berhasil menancapkan panjinya di babak semifinal. Hal itu juga diikuti SMAN 28 Jakarta yang mampu menekuk lawannya SMAN 16 Jakarta dengan skor 43-16. Kedua tim ini tergabung di Grup A. Dan keduanya sama-sama memiliki target masing-masing dalam melihat masa depan mereka.Berkat penyerangan lihai yang dilancarkan Ranaa Nisrina Wahab dan Patricia Putri Christian, SMAN 36 dapat membuat timnya unggul jauh. Keduanya mampu menorehkan 24 poin, dengan rincian Ranaa mencetak sebesar 11 poin dan Patricia dengan 13 poin. Dengan kehebatan sepasang Guard tersebut, SMAN 36 pun berhasil mengakhiri laga dengan skor 34-8.Mengetahui fakta bahwa mereka sudah mengamankan posisi di semifinal, Ranaa sebagai kapten dari SMAN 36 mengatakan bahwa mereka dapat memandang langkahnya dengan optimis. “Kami sangat bersyukur dapat memastikan diri menuju ke babak semifinal. Dengan begini, kesempatan untuk masuk ke babak final pun semakin terbuka,” ujar Student Athlete kelahiran 2001 tersebut.Sang pelatih, Frangki de fretes juga mengungkapkan rasa senangnya dari kerja keras anak asuhnya. Berhasil lolos dari grup merupakan hal yang patut untuk dibanggakan. Dan menurutnya semua peserta memiliki kesempatan untuk dapat meraih gelar juara DKI Jakarta.“Untuk lolos ke babak semifinal sendiri sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Tapi, kami berkeinginan besar untuk bertemu kembali dengan SMAN 71 Jakarta. Kemenangan melawan mereka akan menjadi pencapaian manis yang kami peroleh,” ungkapnya.Di sisi lain, kembalinya sang kapten Sophia Rebecca Adventa setelah memperkuat tim Popwil DKI Jakarta, makin membuat dominasi SMAN 28 menakutkan. Mereka mengandaskan Beltrus (julukan SMAN 16) dengan skor yang cukup meyakinkan yakni 43-16. Sophia dkk semakin mantap melangkah untuk mengentaskan ambisi mereka menyabet gelar juara.Meskipun sudah memantapkan diri di babak semifinal, SMAN 28 masih tetap menginginkan hasil maksimal saat bersua dengan SMAN 36. “Kami menginginkan hasil maksimal dan menjadi pemuncak klasemen Grup A. Sehingga mengalahkan SMAN 36 merupakan harga mati yang harus kami tuntaskan nanti,” pungkas pemain bernomor 13 tersebut. (*)STORY PROVIDED BY WARTA KOTA...

 
Mangsa Baru The Lions
12 November 2018

DKI JAKARTA- Hasil mengejutkan mewarnai perhelatan hari kedua Honda DBL DKI JAKARTA Championship Series 2018. Sekolah debutan yang menjadi juara North Region, SMAK 5 Penabur berhasil menumbangkan raksasa ibu kota yang telah mengoleksi dua gelar juara Honda DBL DKI Jakarta, SMAN 3 Jakarta. Hal ini menjadi peringatan bagi tim-tim besar di Jakarta. Pasalnya, The Lions (julukan SMAK 5) sebelumnya sudah menerkam mangsa besar pertamanya di North Region, SMA Kolese Kanisius.Laga bertajuk bigmatch ini dilangsungkan pada hari Minggu (11/11) kemarin. Dengan menggunakan ciri khas bermain run and gun, The Lions berhasil menaklukan Teladan (julukan SMAN 3) dengan skor tipis 32-30. Pada awalnya, The Lions sempat tertinggal dan hanya dapat menorehkan 3 poin di papan skor tertinggal 2 angka dari Teladan. Keunggulan ini pun terus berlanjut hingga kuarter kedua yang berakhir dengan skor 12-8 untuk keunggulan Teladan. Namun, pada kuarter ketiga mala petaka mulai terjadi untuk Teladan. Kualitas pertahanan yang apik mulai berhasil ditunjukan oleh The Lions. Mereka dapat menahan laju skor Teladan di kuarter ketiga. Produktivitas dari torehan poin The Lions terus meningkat. Alhasil pada menit keenam kuarter ketiga, mereka dapat menyusul perolehan poin Teladan. Skor akhir kuarter ketiga pun tercatat 21-18 untuk keunggulan The Lions.Melihat ketertinggalan ini, Teladan terus menambah daya gedor mereka. Meski bermain tanpa salah satu pemain andalannya, Eizerr Weizmann Hatta, peraih back to back Champion Honda DBL DKI Jakarta edisi 2013 dan 2014 ini tetap ngotot memeprlihatkan kualitasnya. Teladan pun dapat unggul pada kuarter keempat dengan mengemas 12 poin. Sang kapten, Salman Alfarisi berhasil menjadi pemain yang mencetak skor terbanyak sepanjang laga. Total 16 poin dapat dia bukukan untuk timnya.Hanya saja dewi fortuna seakan tak berpihak pada sekolah asal Setiabudi tersebut. Di sisi lain, The Lions juga menunjukkan kualitasnya. Torehan offensive rebound menjadi faktor utama kemengan Nathan dkk. Melihat data statistik, offensive rebound yang berhasil diamankan oleh The Lions berjumlah 21 kali, unggul 13 angka dibandingkan dengan Teladan yang hanya menorehkan 8 kali.Tentu, The Lions pun memiliki banyak kesempatan untuk kembali mencoba peruntungannya memasukan bola ke dalam ring lawan. Christopher Dharma menjadi pemain yang tengah on-fire kala menjamu Teladan. Pemain bernomor punggung 24 itu membukukan rebound sebanyak 8 kali. Selain iu, pemain yang akrab disapa CD itupun menorehkan 12 poin untuk timnya.Sang kapten The Lions, Nathan mengaku bangga terhadap pencapaian dari timnya. Menurutnya dengan mengalahkan Teladan kesempatan untuk menjadi juara dapat terlihat lebih cerah dari sebelumnya “Teladan adalah lawan yang paling kuat berada di bagan kami. Mengalahkan mereka tentunya sangat membakar semangat dan optimisme kami untuk dapat masuk ke babak final di Championship Series,” ucapnya sambil tersenyum. (*)...

 
MORE NEWS