Find anything on DBL Indonesia

ADU KUAT DI WEST REGION

dblindonesia.com - 28 August 2018 Tim basket SMAN 112 Jakarta bersama para pendukungya (Gilang/mainmain)

DKI JAKARTA-Setelah mengunjungi empat sekolah sebelumnya, rangkaian roadshow Honda DBL DKI Jakarta Series 2018-West Region berlanjut kemarin (27/8). Pada kesempatan kali ini terdapat terdapat dua sekolah yang didatangi oleh tim Honda DBL DKI Jakarta yaitu SMAN 112 Jakarta dan SMA Kristoforus II Jakarta.

Sekolah yang pertama kali dikunjungi adalah SMAN 112. Sekolah yang berada di wilayah Meruya Utara tersebut sangat antusias dalam mengikuti kegiatan roadshow. Hal ini terlihat dari ramainya siswa yang menyanyikan yel-yel untuk sekolah mereka. Wakil Kepala sekolah bidang kesiswaan, Eko mengharapkan anak-anaknya bisa bermain maksimal di kompetisi bergengsi tingkat SMA se Jakarta ini. “Semoga kita dapat menjadi juara satu di DBL Indonesia,” pungkasnya dengan semangat membara diikuti seruan dari para pendukung Swable (julukan tim SMAN 112).

SMAN 112 sendiri pernah berlaga di tahun 2016, namun hanya tim putri saja yang ikut pada seri tersebut dan kandas di babak big eight. Karena itu kapten tim basket Swable Alfian Dzaki menuturkan di tahun ini, siap membawa tim meraih gelar Honda DBL DKI Jakarta. “Juara harga mati, kami berlatih semaksimal mungkin. Kami juga mengikuti beberapa rangkaian kompetisi menjelang Honda DBL,” cuapnya.

Pada kesempatan roadshow itu, terdapat pula Honda Safety Riding. Siswa-siswi dari SMAN 112 mendapat pengarahan seputar bersepeda motor yang baik dan benar oleh tim astra Honda Motor.

Semangat dan antusiasme juga tidak kalah diperlihatkan oleh siswa-siswa SMA Kristoforus II Jakarta. Terik matahari seakan membakar semangat dari anak-anak Kristoforus II. Terbukti, kedatangan tim Honda DBL DKI Jakarta langsung disambut meriah oleh Predator (julukan supporter Kristoforus II). Sekolah yang bermarkas di Taman Palem Lestari, Cengkareng itu bakal menurunkan tim putra.

Dukungan dan teriakan garang para predator mengguncang seisi lapangan utama sekolah. “Kalau Kristoforus bertanding, jangan setengah-setengah buat mendukung. Karena kami siap berdiri di belakang pemain yang bertanding,” ujar Steven Wongso, koordinator supporter Kristoforus II.

Meski datang sebagai tim debutan, The Popeye (julukan SMA Kristoforus II) bukanlah tim yang dapat dipandang sebelah mata. Pasalnya, The Popeye merupakan tim yang berhasil menjadi jawara di salah satu kejuaraan tingkat Kota Jakarta Barat di tahun 2018. Namun, The Popeye sendiri memang tidak memasang target terlalu jauh di Honda DBL DKI Jakarta tahun ini. “Target kami minimal masuk Champions Series,” pungkas steven hans kapten tim.

Mengenai lawan tersulit, menurut siswa kelas XII ini, juara beruntun tahun 2014 dan 2015, SMA Bukit Sion merupakan sekolah dengan tim basket terbaik tahun ini. ”Buksi tentu tetap jadi favorit ya. Tapi kami ingin lawan Buksi di final West Region,” ujar cowok berusia 17 tahun tersebut. Kemeriahan roadshow siang itu pun ditutup dengan penampilan dance dari tim dance Kristoforus II dan battle dance serta foto bersama. (and/hth)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments