Find anything on DBL Indonesia

ALMODE REPOTKAN TELADAN

dblindonesia.com - 16 October 2018 JAGA KETAT: Pemain SMAN 3 Jakarta, Jofinka Putri Bandini (kanan) mendapat pengawalan saat mencoba menembus pertahanan MAN 4 pada laga Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region di GOR Bulungan. (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Datang sebagai tim favorit tidak membuat perjalanan tim putri SMAN 3 Jakarta  berjalan mulus. Hal itu terlihat saat tim asal Setiabudi ini jumpa MAN 4 Jakarta pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region di GOR Bulungan kemarin  (15/10).  Kegigihan srikandi MAN 4 nyatanya membuat tim polesan Jacky Ignatius mengeluarkan stamina ekstra, meski skor akhir 36-18 tetap menjadi milik SMAN 3.

Kebesaran nama Teladan (julukan SMAN 3) di pentas Honda DBL DKI Jakarta, tidak lagi diragukan. Khususnya di sektor putri. Teladan punya rekor sebagai tim dengan gelar terbanyak dengan tiga kali menjadi champion. Tak ketinggalan Teladan juga menjadi satu-satunya tim yang mampu masuk final dengan catatan 5 kali. Namun, Almode (julukan MAN 4), tidak gentar di bawah nama besar Teladan.

Pada dua kuarter pertama pertandingan berjalan ketat. Fastbreak para srikandi Almode membuat barisan pertahanan Teladan kocar-kacir. Tembakan under basket pemain bernomor punggung 10, Nabila Rubianti membuat suporter Teladan terdiam saat pertandingan baru berjalan. Tak hanya sampai situ, tim asal Pondok Pinang tersebut sempat unggul pada menit keempat. Lewat free throw Masya Musafa Almode memimpin 12-11.

Jacky Ignatius melihat anak asuhnya terlalu terburu-buru. Menurutnya, over confident jadi masalah utama putri Teladan. "Kuarter pertama anak-anak terlalu percaya diri. Hal itu malah jadi bumerang buat tim. Fastbreak kami terasa tidak efektif," ujar head coach Teladan. Meski begitu, pada kuarter kedua Teladan masih unggul walaupun hanya beda satu bola, skor 15-13 milik Teladan.

Bak mesin diesel, Teladan terlambat panas. Juara dua tahun silam itu baru menemukan ritme permainan pada kuarter ketiga. Jofinka Putri Bandini langsung memimpin pasukannya melaju jauh dari lawannya. Pemain bernomor 9 itu berhasil mencetak 12 poin ke ring Almode. Namun, sang pelatih masih terlihat belum tenang. Berulang kali, coach Jacky meneriaki peminnya agar tidak membuat kesalahan.

"Permainan anak-anak masih belum konsisten. Kalau begini terus, harapan juara di Selatan agak sulit ya. Untuk MAN 4, mereka bermain nothing to lose. Seandainya mereka bermain konsisten dan tidak kendur, mungkin hasilnya akan beda," ucapnya.

Kemenangan 36-18 atas Almode membuat Jofinka lega. Langkah mereka semakin dekat dengan final. "Syukur kami menang. Mereka bermain di luar dugaan kami. Hasil ini jadi pecutan agar kami bisa lebih fokus dan konsisten menatap babak selanjutnya," tungkas pemain bernomor 9 tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments