Find anything on DBL Indonesia

Bewutssein Menang Dramatis

dblindonesia.com - 14 September 2018

Mangga Besar, Jakarta - Ketat, panas, dan sengit.  Itulah atmosfer yang tersaji pada laga semifinal tim putri Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – West Region di GOR Lokasari, Kamis (13/9) kemarin. Mempertemukan SMK Yadika 2 versus SMA Kristoforus 1. Selalu tertinggal sepanjang tiga kuarter awal, Bewutssein (julukan SMK Yadika 2) membalikkan keadaan pada menitmenit krusial kuarter terakhir, dan menutup laga itu dengan dramatis lewat keunggulan 38-31.

Kemenangan itu mengantarkan Bewutssein merebut tiket lolos ke final party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – West Region. Mereka akan berhadapan dengan SMAN 16 pada babak puncak Jakarta Barat, yang melaju setelah menundukkan perlawanan SMA IPEKA Puri. Beltrus (julukan SMAN 16 Jakarta) menang dengan skor akhir 45-29.

Dengan skuad yang berimbang, baik SMK Yadika 2  maupun SMA Kristoforus 1 tampil ngotot untuk mengejar kemenangan. SMA Kristoforus menutup kuarter pertama dengan keunggulan 14-9. Tambahan 10 poin didapatkan SMA Kristoforus 1 pada kuarter kedua, sedangkan Bewutssein hanya mampu menambah 7 poin. Skor 24-16 menutup kuarter kedua, masih SMA Kristoforus 1 yang memimpin.

Menginjak kuarter ketiga, kekuatan SMA Kristoforus melemah, menyusul kram pada betis kiri yang dialami center andalan mereka, Stephanie Angela. Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Bewutssein untuk mengejar ketertinggalan. Shooting guard Bewutssein Aliya Nur Aziza sejatinya juga sempat mendapat perawatan medis pada bagian dahi, karena benturan dengan tim lawan. Namun, dia tetap melanjutkan laga dan memimpin rekan-rekannya.

Pada kuarter ketiga ini, total tambahan 10 poin dicetak anak-anak Bewutssein, sedangkan lawannya hanya mengemas tambahan 3 poin. Menutup kuarter ketiga, Bewutssein berhasil memperkecil margin ketertinggalan hanya terpaut 1 poin. Skor 27-26 masih untuk keunggulan SMA Kristoforus 1. Jalannya laga makin ketat memasuki kuarter keempat. Kedua tim berupaya menambah angka. Saling berbalas poin tersaji pada kuarter ini. Dalam posisi skor imbang 31-31 pada dua menit tersisa, Aliya Nur Aziza berhasil melesakkan tembakan tiga angka dan membawa keunggulan Bewutssein untuk kali pertama sepanjang laga ini. Rowderket (suporter SMK Yadika 2), makin bersemangat memberi dukungan bagi tim kesayangannya.

Tembakan tiga angka Aliya itu makin melecut semangat Bewutssein. Sebaliknya, membuat rontok mental anak-anak SMA Kristoforus 1. Bewutssein makin memperbesar keunggulan lewat lay up mudah kapten tim Indah Triana setelah berhasil mencuri bola dari lawan. Dan, ditutup dengan tambahan dua poin dari tembakan Annisa Ruly Yanti pada detik-detik akhir. Sehingga menegaskan kemenangan Yadika 2 dengan skor 36-31. ”Kami kehilangan momentum untuk terus memimpin. Sebenarnya saya ingin merotasi Stephanie dan Eveline pada kuarter ketiga, karena keduanya memang sudah capek. Tapi itu tidak memungkinkan karena mereka (SMK Yadika 2) terus menggempur kami,” ungkap Rico Frandyan, pelatih SMA Kristoforus 1. (*)

Story Provided By Warta Kota            

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments