Find anything on DBL Indonesia

Ibarat Partai Final

dblindonesia.com - 30 March 2011

Semarang - Ibarat partai final, ribuan pasang mata menyaksikan duel klasik antara tim putra SMA Karangturi Semarang versus SMA Kolese Loyola Semarang di Knights Stadium dalam babak kedua Honda DBL 2011 Central Java Series–North Region petang kemarin.

Tim juara bertahan, SMA Karangturi kembali membuktikan ketangguhannya di laga ini. Rico Pratama cs akhirnya menghentikan ambisi anak-anak Loyola untuk merebut gelar juara musim ini dengan kemenangan 51-27.

Dominasi Karangturi memang sudah terlihat sejak kuarter pertama digulirkan. Pasca dua poin yang ditorehkan Ronald Aprianto di awal laga. Poin demi poin seakan menjadi milik anak-anak Karangturi.

Sebaliknya, anak-anak Loyola tampak kaget dengan permainan agresif yang ditunjukkan oleh Karangturi. Jap Nelson cs hanya berhasil mencetak empat poin di kuarter pertama. Sehingga memaksa Karangturi unggul 14-4 di kuarter tersebut.

Memasuki kuarter kedua, dominasi belum berubah. Disiplinnya transisi bertahan ke menyerang maupun menyerang ke bertahan yang diperagakan Ronald Apriyanto cs membuat anakanak Loyola masih kesulitan mengembangkan permainan. Hasilnya Karangturi mampu unggul 22-9 di kuarter kedua.

Kuarter ketiga, Loyola mulai mencoba keluar dari tekanan. Strategi offence mereka mampu berjalan dengan baik, namun sayang buruknya penyelesaian akhir anak-anak Loyola memaksa Karangturi kembali unggul 38-18 pada kuarter ketiga.

“Sebenarnya pola offence sudah berjalan baik mulai kuarter ketiga, tapi memang lemahnya penyelesaian akhir anak-anak membuat serangan kami jadi sia-sia,” tegas pelatih Loyola, Suryonegoro Jefri seusai laga.

Begitu juga di kuarter penentuan, ribuan suporter setia mereka, Suloco yang tak hentihentinya menyanyikan yel-yel dukungan kepada Yonas Widodo cs belum mampu memperbaiki penyelesaian akhir anak-anak Loyola.

Sebaliknya, Karangturi yang memang unggul postur tubuh pemainnya, masih konsisten memainkan pola menyerang maupun bertahan dengan baik dan akhirnya, Ronald Apriyanto cs akhirnya menutup kuarter keempat dengan kemenangan 51-27.

“Rotasi pemain kami berjalan dengan baik, sehingga anak-anak mampu menjaga stamina tetap prima sepanjang pertandingan, namun di pola defence kami masih ada celah, dan itu harus segera diperbaiki,” tandas pelatih Karangturi, Rudi Kurniawan kemarin.

Dengan kemenangan tersebut, Karangturi akan berhadapan dengan pemenang antara tim putra YSKI yang harus berjibaku menghadapi tim Putra SMAN 1 Semarang sore nanti.

Sementara itu, meski unggul di kuarter pertama 13-8, tim basket putra SMAN 4 Semarang kemarin dikalahkan tim SMA PIKA Semarang dengan skor akhir 29-36. (bas/ric)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments