Find anything on DBL Indonesia

JALAN TERJAL TIM BASKET PUTRI SMAN 34

dblindonesia.com - 7 October 2018 MENYIMAK: Para peserta Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region mendegarkan penjelasan dari Basketball Operation DBL Indonesia, M. Iqbal Salim (kemeja biru) saat Technical Meeting Sabtu (6/10). (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Technical Meeting (TM) Honda DBL DKI Jakata Series 2018 – South Region telah berlangsung Sabtu (6/10) kemarin. Bertempat di Kantorkuu Coworking Space & Office Agro Plaza, Kuningan, Jakarta Selatan antusias peserta tidak terbendung. Sebanyak 32 tim akan memperebutkan empat tiket ke babak Championship Honda DBL DKI Jakarta Series 2018, guna berhadapan dengan tiga region lainnya (West, North, dan East).

Selain pembacaan regulasi, TM juga menghasilkan drawing pertandingan. Raut wajah peserta TM seketika berubah menjadi tegang saat drawing dilaksanakan. Di sektor putri, pemegang gelar terbanyak SMAN 3 Jakarta harus menumpas perlawanan rivalnya SMAN 70 Jakarta, sebelum melaju ke babak selanjutnya. Tentu, ini mengingatkan pertemuan kedua tim pada empat tahun silam, saat itu Teladan (julukan SMAN 3) berhasil mengungguli SMAN 70.

Undian berat juga didapatkan juara bertahan SMAN 8 Jakarta, semifinalis tiga tahun silam SMAN 28 Jakarta dan runnerup tahun lalu SMAN 34 Jakarta. Khususu SMAN 8, mereka diuntungkan karena mendapatkan lucky draw. Sedangkan SMAN 34 harus mengalahkan SMAN 82, jika ingin revans dengan SMAN 8.

Berkaca dari sejarah, SMAN 34 takluk dari SMAN 8 pada babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Series 2017. Meski demikian pemain SMAN 34, Maharani Aprilia yakin timnya melangkah jauh di regional Selatan ini. “Bertemu SMAN 8? tentu kami ingin menebus kekalahan tahun lalu. Tapi, kami harus fokus. Perjuangan kami dimulai dari melawan SMAN 82. Mereka seperti underdog, patut diwaspadai,” ucapnya.

Kapten tim putri SMAN 8 Lula Maria optimis menyambut hasil undian. Menurutnya, persaingan akan semakin ketat menuju tangga juara. “Kalau SMAN 34 menang, kami akan bertemu mereka. Tentu ini awal perjalanan berat buat kami. Semua akan berjalan menegangkan,” ujar siswi kelas XII tersebut.

Sementara di sektor putra, kekuatan SMAN 70 Jakarta diuji setelah absen tiga tahun. Tim yang bermarkas di daerah Bulungan ini yakin menorehkan hasil manis. Apalagi mereka akan mereka akan bermain di kandang sendiri. Kapten tim Seventy (julukan SMAN 70) Fikri Azhari sangat ambisius untuk menyegel status juara di region Selatan. “Ini momentum, kami akan bermain di publik sendiri. Jika kami juara, tentu ini semakin megukuhkan kami sebagai penguasa Bulungan dan Jakarta Selatan,” ujarnya. (*)

Story Provided by Warta Kota

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments