Find anything on DBL Indonesia

Laga Dramatis di Sektor Putri

dblindonesia.com - 9 March 2012

Pertandingan dramatis tersuguh pada babak pertandingan putri big eight Honda DBL 2012 Bali Series, Kamis (8/3) kemarin. Terutama di bagian putri. Tiga tim yang digadang-gadang masuk ke semifinal, tanpa diduga justru tersingkir pada babak big eight.

Tiga tim putri itu adalah tim SMAN 3 Denpasar (Trisma), tim SMAN 2 Denpasar (Resman), dan SMA Santo Yoseph (Sanjose). Trisma gagal pada melaju ke babak big eight setelah kalah 33-37 dari tim SMAN 1 Bangli (Smanichi). Resman juga gagal meraih tiket ke semifinal, setelah dijegal oleh SMA Soverdi Tuban. Soverdi mengalahkan Resman dengan skor tipis, 17-11. Yang paling menyakitkan, terjadi pada partai terakhir antara tim putri SMAN 2 Tabanan (Bisma) versus SMA Santo Yoseph. Sanjose gagal ke semifinal setelah kalah setengah bola, 13-14

Pertandingan ketat pertama terjadi saat Trisma kehabisan energi pada satu menit-menit terakhir, sehingga dimanfaatkan oleh Smanichi.

Pada kuarter pertama dan kedua, Trisma sebenarnya sempat menekan permainan Smanichi. Namun pada kuarter empat, giliran Smanichi yang menekan Trisma. Gara-garanya, pemain Trisma kehabisan stamina. Sedangkan pelatih Trisma, Salman Reza Hakim tidak memiliki banyak materi di bench cadangan.

Akibatnya benar-benar fatal. Trisma yang semula unggul dengan skor 33-31, justru berbalik. Dalam kurun waktu satu menit terakhir, Smanichi berhasil mencetak enam poin dan unggul 37- 33 dari Trisma.

“Saya lihat dua menit terakhir pemain Trisma sudah kehabisan tenaga. Akhirnya saya paksa anak-anak main fast break, karena kami unggul stamina. Ternyata strategi itu ampuh,” kata pelatih Smanichi, I Nengah Sriada.

Pelatih Trisma, Salman Reza Hakim mengaku puas dengan kinerja Carolina Tania dkk, meski akhirnya memetik kekalahan. “Saya nilai hari ini mereka main bagus, Smanichi juga kompetitif, sehingga banyak strategi yang harus dirubah. Pertandingan benar-benar kompetitif,” kata Salman.

Di sisi lain, tim putri Resman juga gagal meraih tiket ke semi final, setelah dijegal oleh SMA Soverdi Tuban. Soverdi mengalahkan Resman dengan skor tipis, 17-11. “Saat Diana (guard Resman) keluar (foul out), pemain- pemain jadi down mentalnya, apalagi tidak ada pemain yang bisa menggantikan posisi itu, sehingga posnya kosong. Anakanak juga kalah di fast break yang memang sejak awal jadi kelemahan kami,” ujar Pelatih tim putri Resman, Dwi Darmasila. (eps/yes)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments