Find anything on DBL Indonesia

Mimpi Tifa ke Amerika Terwujud

dblindonesia.com - 4 October 2016 KEJUTAN: Yofeta Tifali (kanan) saat mengikuti Honda DBL Camp September lalu. (Foto: Dika Kawengian/Jawa Pos)

Gantikan Zita Bergabung Tim Honda DBL Indonesia All-Star
 

PEBASKET SMAN 8 Jakarta Yofeta Tifali benar-benar beruntung. Dia terpilih untuk bergabung dalam skuad Honda DBL Indonesia All-Star 2016 yang akan terbang ke Amerika Serikat bulan depan. Tifa -sapaan Yofeta Tifali- sangat beruntung karena ada salah seorang pemain di tim Honda DBL Indonesia All-Star yang mengundurkan diri.

"Tidak ada kata lain selain bangga dapat memperkuat DBL All-Star," kata Tifa saat dihubungi DBL Indonesia. Tifa menggantikan Astrid Zita Santoso yang telah tertulis di roster Honda DBL Indonesia All-Star 2016. Meski berat, Zita harus memilih seleksi timnas yang akan bertanding di FIBA Asia Championship U-18 atau DBL All-Star. Dua agenda itu digelar bersamaan. Zita akhirnya memilih mengikuti seleksi timnas.

Sebelumnya Tifa merupakan salah seorang pemain terbaik Honda DBL Jakarta Series. Dua kali berturut-turut dia terpilih untuk mengikuti Honda DBL Camp, yakni pada 2015 dan 2016. Namun, prestasinya hanya sampai di 24 besar Honda DBL Camp. Karena itu, saat mendapat kabar terpilih menggantikan pemain yang mundur, Tifa seperti mendapat kejutan luar biasa.

Ketika dihubungi DBL Indonesia, Tifa sedang mengikuti ekshibisi 3x3 PON XIX/2016. Agar bisa sejajar dengan rekan-rekannya yang sudah bergabung, dia berjanji menambah porsi latihan dan kembali menjaga pola hidup sehat. Tifa ingin membuktikan bahwa dirinya memang pantas masuk roster Honda DBL Indonesia All-Star 2016. "Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," tegasnya.

Tak gampang menentukan siapa yang berhak menggantikan Zita. Tim DBL Indonesia harus membuka file data statistik dan prestasi para pemain yang ikut DBL Camp. Tifa memiliki posisi yang sama dengan Zita, yakni shooting guard. DBL Indonesia selaku penyelenggara akhirnya memutuskan untuk memanggil kembali Tifa. "Selain posisinya tepat, dia mempunyai beberapa kelebihan lain. Seperti bisa bermain di posisi point guard dan pola pikirnya bagus saat bermain," jelas Devy Rizka, basketball operations manager DBL Indonesia. (pur/c9/tom)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments