Find anything on DBL Indonesia

Optimalkan Waktu Latihan

dblindonesia.com - 10 November 2018 Pertandingan putri SMAN 71 versus SMAN 36. (Genta/DBL Indonesia)

(Persiapan Wakil East Region)

DKI JAKARTA- Menjadi wilayah terakhir yang megirimkan para wakilnya, membuat persiapan empat tim asal Jakarta Timur tidak memiliki waktu banyak. Namun, hal tersebut bukanlah alasan utama untuk menyerah di awal laga. Sang juara tim putra SMAN 21 Jakarta dan runner-up SMAN 61 Jakarta sangat mengoptimalkan jeda waktu untuk menghadapi Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Begitupun dengan tim putri SMAN 71 Jakarta dan juga SMAN 36 Jakarta.

Muhammad Irfan dkk tahu persis timnya tidak memiliki waktu banyak untuk menghadapi Championship Series. Namun, timnya sudah lebih menyiapkan diri jauh lebih dulu, bahkan sebelum memasuki putaran East Region. Meski begitu, tambahan porsi latihan tetapi dijalani tim asal Kayu Putih tersebut. Setelah menasbihkan diri sebagai juara dari regional Timur para punggawa Dust (julukan SMAN 21) langsung berlatih ringan.

“Satu hari setelah final kami tetap latihan. Pelatih memberikan instruksi untuk latihan ringan di rumah masing-masing. Kami diwajibkan mengirimkan video untuk bukti bahwa kami latihan. Jika tidak mengirim video, tentu kami kena sanksi,” ujar salah satu pemain Dust Muhammad Irfan. Menurutnya persaingan semakin ketat di Champiosnhip Series. “Ini satu Jakarta bukan lagi per wilayah,” sambung pemian bernomor 1 tersebut.

Persiapan matang juga dilakoni SMAN 61. Nasa (julukan SMAN 61) telah berlatih sebelum East Region digeber. “Biasa kami lathan 3 kali dalam seminggu. Menjelang DBL jadi setiap hari sih,” ungkap Tyas Satrio kapten tim Nasa. Punggawa Nasa sendiri siap melahap setiap latihan yang diberikan sang pelatih. “Meski laihan tiap hari, tapi polanya dibuat berbeda. Kadang high lalu agak low. Intnya biar kami nggak terlalu terforsir,” ucap pemain kelas XII tersebut.

Tak jauh berbeda, persiapan matang juga dilakukan tim putri SMAN 71 dan SMAN 36. Putri Sapta Eka (julukan SMAN 71) semakin bersemangat menghadapi babak Champinship setelah menasbihkan diri sebaga juara East Region lalu. “Tentu harus tetap semangat. Bola itu bundar, nggak ada yang tahu siapa yang akan menang. Kami pasti terus semangat dan berjuang terus,” ucap kapten tim Sapta Eka Zafirah Windi Annisa.

Student athlete berusia 17 tahun tersebut juga mengaku timnya sudah mempersiapkan semua jauh sebelum Honda DBL DKI Jakarta dimulai. “Sebelum East Region pun kami udah menyiapkan semuanya. Kami juga sempat hangout bareng biar makin dapat chemistrynya,” ujar siswi kelas XII tersebut.

Di sisi lain, SMAN 36 pun makin waspada dengan lawan yang akan dihadapi. Ranaa Putri Nisrina Wahab kapten tim SMAN 36 mengakui perjalanan akan tamba berat nantinya. “Memasuki Championship Series tentu persaingan akan semakin ketat. Kami langsung berbenah diri usai kalah dari SMAN 71 lalu,” ujar pemain bernomor punggung 5 tersebut.

Ranaa dkk sendiri fokus untuk menaikan intensitas pada bagian defense dan kecepatan. “Kami rutin laihan empat kali dalam seming. Terlebih masalah pertahanan dan kecepatan,” ungkap siswi kelas XII tersebut. (*)

 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments