Find anything on DBL Indonesia

(PREVIEW OPENING PARTY EAST REGION) TENSI TINGGI DUA RIVAL

dblindonesia.com - 26 October 2018 Foto: Taufiq/DBL INDONESIA. Grafis: Haksni Fanani/DBL INDONESIA

DKI JAKARTA- Duel penuh gengsi jadi tajuk utama pada salah satu laga opening party Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 East Region Jumat (26/10) hari ini, di GOR Pulogadung. Finalis tiga tahun silam, SMAN 21 Jakarta akan meladeni perlawanan dari sang rival SMAN 36 Jakarta. Kedua tim sudah sering berjumpa sebelumnya, termasuk pada perhelatan Honda DBL DKI Jakarta edisi 2014. Pada pertemuan terkhir di Honda DBL, tim asuhan Rizqy Almushaddieq harus bertekuk lutut di hadapan SMAN 36. Mereka takluk dengan skor tipis 28-26, SMAN 21 kalah satu bola.

Kekalahan yang sangat membekas bagi Dust (julukan SMAN 21) itu, tentu jadi misi utama mereka untuk menebusnya. Ditambah, prestasi tim yang bermarkas di daerah Kayu Putih itu terus tergerus usai menembus babak final pada tahun 2015 lalu. Setahun setelah masuk final, Dust tersungkur oleh SMAN 3 Jakarta. Lalu, pada tahun 2017, lagi-lagi mereka harus angkat koper di awal usai kalah dengan lawan yang sama di tahun sebelumnya.

Sebagai kapten tim Dust, Rizki Andika menuturkan pertandingan hari ini merupakan laga hidup mati bagi timnya. "Kemenangan melawan SMAN 36 merupakan hal mutlak yang harus dicapai oleh kami. Target kami tahun ini juara. Dengan demikian, kami harus bermain dengan lebih fokus dan all out untuk dapat memenangkan laga hari ini," tegasnya.

Menurut sang kapten, SMAN 36 bukanlah lawan yang mudah. Kedua tim saling membunuh saat head to head. Rizki menyatakan SMAN 36 memiliki para pemain yang kompeten. "Semua pemainnya bagus sih, hanya saja sang kapten Bari Daffa patut dikawal dengan ketat," ujar student athlete berusia 17 tahun itu.

Sementara dari sang lawan, SMAN 36. Bertemu salah satu rival menjadi hal yang menarik bagi tim asal Rawamangun tersebut. Pasalnya, hal ini bisa jadi bukti bahwa mereka mampu menyingkirikan salah satu pesaing terberatnya demi trofi di Jakarta Timur. "Kami telah ikut DBL dari tahun 2014, namun belum pernah menyicipi final. Karena itu, jika kami bisa mengalahkan mereka, tentu kami lebih percaya diri menggapai juara," ujar Bari Daffa kapten tim SMAN 36.

Jika menilik pada sejarah, prestasi terbaik SMAN 36 adalah masuk ke babak 8 besar Honda DBL DKI Jakarta tahun 2016. Namun, kala itu perjalanan mereka terhenti oleh salah satu tim kuat SMAN 3 Jakarta. Sementara pada tahun 2017, mereka harus menelan pil pahit dari SMAN 34 Jakarta pada babak awal. “Mereka (re: SMAN 21) memiliki first dan second team yang sama bagusnya. Terutama salah satu pemainnya Irfan Fadilah, kami tak boleh lengah demi meraih Championship. Kami tak mau gagal lagi," tutup Bari.

Sang pelatih SMAN 36, Frangky de Fretes berharap agar timnya berjuang hingga akhir. "Intinya jangan nyerah dan nggak perlu takut. Team work dan percaya sama Tuhan," ujarnya untuk para anak asuhnya. Dengan persiapan serta motivasi juara dari kedua tim, tentu mereka siap saling terkam pada laga pembuka.

EMPAT PERTANDINGAN BUKA EAST REGION

Sebanyak 29 tim (21 putra dan 8 putri) siap mengarungi perjalanan panjang Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region. Bertempat di GOR Pulogadung, liga basket bergengsi se tanah air seri DKI Jakarta regional Timur akan dihelat pada 26 Oktober hingga 2 November mendatang. Empat laga pada sektor putra akan tersaji pada opening party Jumat (26/10).

Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - East Region sendiri merupakan rangakain terakhir dari tiga regional lainnya sebelum babak Champoonship. West Region (area Jakarta Barat), North Region (area Jakarta Utara dan Pusat), dan South Region (area Jakarta Selatan) telah lebih dulu menyelesaikan rangkaian pertandingan. Empat tim (dua tim putra dan dua tim putri) yang masuk babak final, nantinya akan bergabung dengan tiga region lainnya.

Mereka akan bertarung di babak Championship Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 pada 10-17 November mendatang di GOR Soemantri, Kuningan, Jakarta Selatan. Petualangan panjang itu dibuka oleh laga antara sang juara bertahan SMAN 22 Jakarta yang akan meladeni SMAN 14 Jakarta. Lalu dilanjutkan oleh laga dua debutan yang baru ambil bagian di Honda DBL DKI Jakarta tahun ini. Antara SMAN 12 Jakarta kontra SMA Labschool Jakarta. Serta salah satu big match di Jakarta Timur, yang mempertemukan SMAN 21 Jakarta berhadapan dengan SMAN 36 Jakarta.

Dan ketatnya pertandingan pada opening party ditutup oleh SMA Fons Vitae 1 melawan SMAN 42 Jakarta. Sebagai juara bertahan, SMAN 22 Jakarta berjanji akan tampil ngotot demi menjaga asa mempertahankan gelar. Kapten tim Riverside (julukan SMAN 22) merasa beruntung bisa bermain di hari pembuka. "Jujur aku deg-degan menghadapi opening. Tapi, ini adalah langkah awal demi mempertahankan gelar," pungkas Daffa Rizky kapten tim SMAN 22. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments