Find anything on DBL Indonesia

Puasa Gelar SMANSA Makin Panjang

dblindonesia.com - 18 November 2018 PERTANDINGAN PERDANA: Pebasket Smakerz (jersey putih) dilanggar pemain Smansa (jersey merah) saat akan melakukan lay up pada laga perdana Honda DBL West Nusa Tenggara Series 2018 di Sport Hall GOR 17 Desember Mataram, kemarin (17/11).

MATARAM-Sang juara bertahan SMA Kesuma Mataram (Smakerz) membuktikan mental juara di Honda DBL West Nusa Tenggara 2018. Kelvin CS memenangkan laga big match kontra SMAN 1 Mataram (Smansa) pada laga perdana di Sport Hall GOR 17 Desember Mataram, kemarin (17/11).

Kemenangan itu sekaligus menambah puasa gelar Smansa di ajang Liga Basket antar pelajar terbesar di tanah air itu. Smansa terakhir meraih juara pada 2008 dan 2009.

Di quarter pertama, kedua tim bermain hati-hati. Masing-masing tim membaca permainan lawan. Dua lay up Kevin membawa timnya unggul 4-0. Sedangkan Smansa hanya menambah satu poin dari tembakan FreeThrow. Ditutup dengan skor 4-1 untuk keunggulan Smakerz.

Pada quarter kedua, jual beli serangan terjadi. Racikan strategi Noor Haedin membuat Smakerz bisa menambah 12 poin. Sementara, Smansa hanya menambah tujuh poin. Skor menjadi 16-8.

Permainan yang tensi tinggi menguras fisik pemain. Namun, kekuatan fisik Smakerz cukup stabil di quarter ketiga. Sementara fisik Smansa malah kendor.

Koordinasi Gani dan Kelvin yang apik membuat tim Smakerz menambah 12 poin. Sedangkan Smansa hanya bisa memasukkan tiga poin. Skor 28-11.

Tertinggal cukup jauh, Smansa mencoba mengejar poin. Mereka berhasil memasukkan 14 poin. Kevin yang ditarik keluar membuat tim Smakerz kurang tajam. Mereka hanya menambah 11 poin. Pertandingan ditutup dengan 39-25 untuk keunggulan tim Smakerz.

Hasil itu membuat mereka melaju ke babak perempat final. Mereka masih menunggu hasil pertandingan SMAN 1 Tanjung versus SMAN 1 Selong, hari ini.

Pelatih tim Smakerz Noor Haerudin mengatakan, tim belum main maksimal. Masih banyak yang perlu dievaluasi. ”Meski menang, banyak sekali kesalahan mendasar yang harus diperbaiki,” ujarnya.

Terutama soal transisi bertahan dan menyerang. Kalau mereka matang saat bertahan dan menyerang, kemungkinan besar bisa mempertahankan juara. ”Mudahan saja bisa tercapai,” harapnya.

Sementara itu, pelatih Smansa Agus Basuki mengatakan, mental dan semangat tim kendor di quarter pertama dan kedua. Dia melihat, anak asuhnya nervous. “Kita tertinggal cukup jauh hingga quarter ketiga,” kata Agus.

Tim mulai mengejar di quarter terakhir. Namun, poin yang terlampau jauh membuat mereka tak bisa mengejar. ”Kita harus menyerah. Tim Smakerz memang memiliki mental juara,” tutupnya. (arl/r10)*

*Berita oleh Lombok Post 

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments