Find anything on DBL Indonesia

Saling Jegal Menuju Final

dblindonesia.com - 6 February 2011

PARTAI super seru akan tersaji dalam babak semifinal pertama putra Honda Development Basketball League (DBL) 2011 Invitational Tournament, di Hall A Senayan Jakarta, sore ini (6/2). Dua kompetitor, SMA PSKD 1 Jakarta dan SMA 22 Jakarta bakal bermain habis-habisan merebut satu tiket final Honda DBL 2011. Kedua tim, memiliki kemampuan bertahan dan menyerang sama kuat. Putra PSKD 1, maju ke semifinal setelah bermain dominan dan mengalahkan SMA 21 Jakarta dengan skor telak 60-9. Semua lini mereka, baik posisi 1 hingga 5 bermain bagus. Kunci kekuatan mereka yang terletak pada gaya man to man marking dan fastbreak, benarbenar membuat lawan kewalahan. ”Di semifinal, kami masih mencoba mengandalkan man to man dan fastbreak. Mungkin sore ini (kemarin), tim akan menambahnya dengan materi latihan akurasi shooting dan screen.

Itu yang saya lihat masih kecolongan di laga awal,” ungkap Pelatih Tim Putra SMA PSKD 1 Jakarta, Yan Emmanuel Evan Gomies, kemarin (5/2). Bung Ade, demikian dia biasa disapa melanjutkan, dalam game versus SMAN 21, dia masih melihat defense tim sering kecolongan sehingga lawan masih bisa menembus pertahanan mereka. ”Akurasi shooting juga masih belum di level mereka sesungguhnya. Saya melihat mereka juga masih sering show time-show time sendiri dan kurang signifikan buat tim. Ini harus kami benahi,” tegas Ade Menghadapi SMAN 22 di semifinal Honda DBL 2011 ini, tim PSKD 1 yang memang biasanya selalu menang lawan seterunya itu, mengaku tak mau sesumbar dan jumawa.

Kapten Tim, Christian Gunawan mengatakan dia dan rekan-rekannya sepakat tak akan mengenang tradisi sekolahnya yang sering mengatasi SMAN 22. “Semua mungkin saja terjadi di DBL. Kami tak mau sesumbar. Apalagi kami juga merasa saat lawan SMAN 21 di laga awal, transisi defense-offense kami masih belum bagus. Kami harus bisa lebih bagus,” kata Christian dengan nada optimistis.

Dari kubu calon lawan, tim putra SMAN 22 Jakarta juga mengaku kekuatan SMA PSKD 1 solid. Namun justru, itu akan mereka jadikan modal untuk memberi kejutan. “Mungkin PSKD 1 lebih diunggulkan. Namun itu justru baik buat kami. Tim bisa bermain lepas. Kansnya jadi bisa 50-50,” kata Pelatih Tim Putra SMAN 22 Jakarta, Suryadi. Suryadi mengaku, PSKD 1 punya shooter dan big man andal. Bila tak mampu menghadang kelebihan mereka, tim 22 bisa keteteran.

“Defense kami harus lebih baik. Transisi dengan offense juga harus lebih cepat. Rebounds juga mesti lebih keras. Ya memang banyak yang harus kami lakukan melawan mereka (PSKD 1). Tapi pasti kans itu pasti ada,” ujar Suryadi penuh keyakinan. Tim SMAN 22 sesungguhnya tak perlu begitu merendah! Di laga awal, anak-anak 22 bermain rapi. Team work dan kestabilan stamina mereka jelas terlihat saat melawan SMAN 36 Jakarta. Lawan mereka libas dengan skor tak kalah meyakinkan, 72-18. Bermain tenang, tidak terburuburu dalam mengeksekusi serangan, menjadi salah satu dari sekian banyak kelebihan SMAN 22. “Tapi kami masih kurang kuat di posisi big man, cuma punya satu orang. Kalau center kami lagi ‘isi bensin’, nggak ada yang menggantikan.

Mudah-mudahan bisa kami tutupi dengan menyiapkan strategi lain,” ucap Suryadi. Sementara dari salah seorang pemain 22, Katon Aji Baskoro yang bemain sebagai small forward mengaku siap dan optimistis menatap laga semifinal. Dia dan rekan-rekannya memang sengaja diliburkan dari tempaan latihan kemarin (5/2). “Kita diberi libur latihan sama Om Suryadi. Untuk jaga stamina,” kata Katon. Menurutnya, melawan SMA PSKD 1 Jakarta adalah tantangan tersendiri bagi timnya. Selama ini, tradisi pertemuan mereka di berbagai ajang turnamen tak berpihak buat SMAN 22. “Tapi itu memang saat diperkuat full team. Di DBL kan tersaring pemain-pemain kelas III nya. Itu mungkin bisa jadi perbedaan. Apalagi saat game pertama lawan SMAN 36, saya merasa permainan tim lumayan membaik. Jadi kami akan berusaha maksimal di semifinal nanti,” tandas Katon. (md)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments