Find anything on DBL Indonesia

Sapta Eka Jinakan Bewusstsein

dblindonesia.com - 11 November 2018 TERKEPUNG: Salah satu pemain SMAN 71 Jakarta putri, Andi Jihan (tengah) menerobos barisan pertahanann tim putri SMK Yadika 2. (Taufiq/DBL Indonesia)

DKI JAKARTA- Tampil prima saat melawan SMK Yadika 2, SMAN 71 Jakarta berhasil memenangkan laga perdana persaingan putri Grup B Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Kedua raksasa basket putri West Region dan East Region menyajikan sengitnya persaingan pada pertandingan kemarin (10/11). Meskipun menampilkan permainan cepat dan ngotot, Bewusstsein (julukan SMK Yadika 2) gagal membendung laju Sapta Eka (julukan SMAN 71). Hasilnya Yadika 2 menyerah dengan skor 26-35.

Memiliki tipikal materi pemain yang tak jauh berbeda, Bewusstsein dan Sapta Eka sama-sama ingin meraih poin di laga perdana. Hanya saja, srikandi Sapta Eka lebih disipilin ketika bertahan. Rapatnya pertahanan dari Sapta Eka membuat Bewusstsein tertinggal jauh sehingga tidak dapat mengejar ketertinggalan. Mereka kalah pada babak awal. Skor 13-4 untuk kemenangan Sapta Eka.

Tetapi, pada kuarter ketiga Bewusstsein mulai menerapkan fullcourt press. Startegi yang digunakan pun terbukti berhasil dalam meredam perolehan poin Sapta Eka. Sedikit demi sedikit, Bewusstsein dapat mengejar ketertinggalan. Selisih poin yang mulanya terpaut jauh, dapat mereka pangkas hingga menjadi

4 poin. Namun sayangnya, tim polesan Iskak Situadi belum dapat unggul dari lawannya.

“Kami terlalu gegabah setiap kali menyerang. Momentum mengejar perolehan poin pada kuarter ketiga menjadi kurang efektif,” ucap Indah Triana kapten tim Bewusstsein.

Pada kuarter penentu, Sapta Eka kembali menemukan tempo permainannya. Zafirah Windi Annisa kembali menjadi pemain yang dapat membawa timnya unggul. Dengan torehan 8 poin, 10 rebound, 1 block dan 2 steal, sang kapten mampu membantu tim asal Duren Sawit tersebut memenangkan laga. “Kemenangan ini menjadi modal utama kami untuk melangkah jauh dari fase Grup,” ungkap Zafirah usai pertandingan.

Di sisi lain, SMK Yadika 2 yang datang sebagai juara West Region terpukul dengan kekalahan dari Sapta Eka. Namun, tim asal Pertamburan akan tampil maksimal melawan SMAN 3 Jakarta hari ini. “Melawan SMAN 3 merupakan partai hidup mati. Tapi dengan spirit juang tinggi, aku yakin kami dapat memenangkan laga berat besok (re: hari ini),” ucap Indah. (*)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments