Find anything on DBL Indonesia

Satu Bola untuk Trimurtian

dblindonesia.com - 25 August 2014

BERAPA pun selisihnya, kemenangan sangatlah berharga. Melalui pertandingan superketat, SMA Trimurti Surabaya mampu merebut kemenangan atas SMA Muhammadiyah 1 Gresik kemarin (24/8). Meski menang dengan selisih hanya satu bola, kemenangan Trimballers, sebutan tim basket SMA Trimurti, disambut heboh suporter SMA Trimurti Surabaya, Trimurtian.

Bagaimana suasana tidak heboh, Trimballers baru bisa membalikkan kedudukan pada menit terakhir kuarter keempat. Aremu, sebutan SMA Muhammadiyah 1 Gresik, mendominasi perolehan skor di kuarter sebelumnya. Poin Aremu datang dari three point jitu Muhammad Alvin dan Rizki Alri Ramdhani. Akhir kuarter kedua, Trimballers tertinggal 0-6.

Trimurtian tak henti-hentinya memberikan dukungan dari atas tribun. Semangat tersebut berhasil tertularkan kepada pemain Trimballers di lapangan. Permainan mereka mencapai puncaknya sejak kuarter keempat dimulai. Skor masih menunjukkan 7-12 untuk keunggulan Aremu. Melalui serangan yang gencar, poin demi poin berhasil dicetak Trimurti. Maulvy Mohammad Ichsan, guard Trimballers, menyumbangkan empat angka yang membuat skor menjadi tipis, yaitu 11-12. Melalui kerja sama yang apik di bawah ring lawan, Haposan Orlando membawa Trimballers unggul 13-12 atas Aremu. Mendekati akhir laga, sang kapten Trimballers Kevin Bintang Ramadhan memastikan kemenangan timnya saat satu tembakan bebasnya melesak ke ring Aremu. Trimballers pun menang 14-12 atas lawannya.

"Senang banget, apalagi tadi sempet deg-degan pas masuk detik-detik akhir. Cuma kami bersyukur lah bisa menang akhirnya," ujar Maulvy Mohammad. Madya Firman, coach Trimballers yang lebih dari delapan tahun melatih tim basket SMA Trimurti, menyatakan bahwa anak asuhnya kurang tenang dalam hal finishing. "Sebenarnya, kalau dilihat dari statistik pun, peluang kami lebih banyak buat cetak poin. Sayangnya itu tadi, banyak usaha yang gagal dan akhirnya menyia-nyiakan kesempatan," ucapnya.

Dengan kemenangan kemarin, otomatis tim putra Trimurti telah mengantongi dua kali victory. Tinggal satu laga terakhir yang akan dijalani tim tersebut. Menariknya, di laga terakhir nanti, Trimurti justru berhadapan dengan tim putra SMA Santo Stanislaus Surabaya. Pertemuan itu seolah mengingatkan akan pertemuan antara Trimurti dan Smaksta -julukan SMA Santo Stanislaus- pada tahun sebelumnya. Pertemuan yang akhirnya mengantarkan Trimurti masuk ke babak 16 tersebut bakal terulang musim ini.

Sementara itu, di laga putri, SMAN 1 Tuban memenangi pertandingan melawan SMA Al Islam Krian Sidoarjo. Sama-sama mengantongi satu kekalahan di grup E, posisi kedua tim memang berpotensi untuk jatuh ke dasar klasemen. Maka, laga kemarin menjadi amat krusial bagi kedua tim.

Meski kalah oleh SMAN 19 Surabaya pada pertandingan pertamanya, SBC -sebutan SMAN 1 Tuban- masih bisa menjaga asa. Mereka sukses menundukkan lawannya dengan skor 13-3. Pada laga berikutnya, SBC harus berhadapan dengan SMA IPH Surabaya. Pelatih Jantan berharap SBC bakal mengeluarkan performa terbaik di depan The Lions, sebutan SMA IPH Surabaya.

"Lebih baik nggak tahu sama sekali permainan lawan daripada tahu, lalu bingung mau pasang strategi apa. Kalau buta sama sekali gini kan kami jadi antisipasi maksimal. Yang jelas, kami bakal mengoreksi dua match kemarin," tambah Jantan.

Di lain laga, SMA Cita Hati Surabaya dan SMA Stella Maris Surabaya juga menang atas lawannya. Mereka melakoni laga yang cukup krusial. Sebab, kemenangan mereka di pertandingan kemarin sekaligus mengantarkan keduanya pada laga do or die. Cheetah, sebutan SMA Cita Hati, akan melawan SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo. Sedangkan Stellma, sebutan SMA Stella Maris, akan bertemu SMAN 15 Surabaya. (sam/giv/c9/agf)

Story Provided by Jawa Pos

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments