Find anything on DBL Indonesia

Skuad Garuda setelah Kehilangan Denny Sumargo

dblindonesia.com - 10 December 2011

Tidak ada Denny Sumargo di skuad Garuda Speedy Bandung pada seri perdana Flexi NBL Indonesia 2011-2012. Denny sedang memulihkan kondisi setelah menjalani operasi lutut. Absennya Denny merupakan kehilangan besar bagi Garuda.

Seorang fans Garuda Speedy Bandung menunjukkan gambar Denny Sumargo yang tertidur di ruang perawatan RS Pertamina Angkatan Darat, Jakarta, kepada Jawa Pos kemarin (9/12). Dalam foto tersebut Denny tergeletak dengan selang infus di tangan.

Denny memang baru saja menjalani operasi lutut kiri. Alhasil, mantan bintang Aspac Jakarta dan Satria Muda (SM) Jakarta tersebut tidak bisa tampil pada seri perdana Flexi NBL Indonesia 2011-2012 di Bandung. Kehilangan Denny menjadi kerugian besar bagi Garuda.

Asisten pelatih Garuda A.F. Rinaldo menyatakan, Denny memang merupakan pemain penting bagi Garuda. 'Kami terbiasa berlatih tanpa Denny. Kami memang kehilangan. Tetapi, pemain lain bisa menggantikan posisinya,' kata Inal, sapaan akrab A.F. Rinaldo.

'Semua pemain sama saja di Garuda. Yang terpenting adalah pemain itu bisa masuk sistem. Hal tersebut yang ditekankan pelatih kepala kami (Amran, Red). Kalau tidak, silakan duduk lama di bangku cadangan,' papar mantan pemain nasional itu.

Starting five Garuda memang tidak berubah banyak meski ditinggal Denny. Misalnya, Wendha Wijaya akan menjadi pilihan pertama di posisi guard. Selain itu, ada Nico Donnda, Octoviano Permata Sura, Vinton Nolland Surawi sebagai forward. Hendrik Agustinus, sepertinya, dipercaya sebagai center. Garuda masih punya Hendru Ramli dan Christ Gideon yang bisa diandalkan. 'Saya tidak tahu kapan Denny kembali. Dia harus menjalani recovery,' tutur Inal.

Kapten Garuda Octoviano Permata Sura juga mengakui bahwa Denny adalah komponen penting dalam tim. Dia optimistis bahwa Denny segera pulih. Sebab, motivasi Denny memang sangat besar. 'Lama tidaknya pemain bisa kembali setelah operasi bergantung pada dia sendiri. Sebab, itu berkaitan dengan motivasi pribadi. Saya kira, motivasi Denny sangat kuat untuk cepat pulih,' terangnya.

Octoviano teringat Denny yang dihantam cedera parah saat membela tim nasional pada 2005. Saat itu, Denny harus naik meja operasi. Dokter Filipina memvonis Denny tidak bisa bertanding selama enam bulan. 'Namun, Denny bisa kembali dalam waktu empat bulan. Ini gila! Kata dokter waktu itu, Denny amazing,' ujarnya. (*/c12/ca/nur)

Story Provided by Jawa Pos

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments