Find anything on DBL Indonesia

SMAN 28 KEMBALI DENGAN HASIL MANIS

dblindonesia.com - 19 October 2018 FOKUS: Pemain SMAN 28 Jakarta Sophia Rebecca Adventa (jersey nomor 13) mencoba melewati hadangan Nadine Rania pemain SMAN 34 (jersey nomor 5) pada lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018-South Region Kamis (19/10). (DIKA KAWENGIAN/DBL INDONESIA)

DKI JAKARTA- SMAN 28 Jakarta berhasil menghentikan laju dari SMAN 34 Jakarta pada perhelatan Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 - South Region Kamis (18/10) dengan skor 58-29. Dengan mengandalkan permainan rapi dan disiplin, pola permainan yang tidak cepat jadi skema utama srikandi SMAN 28.  Hasil ini turut membawa tim asal Jati Padang melangkah ke final, setelah absen dua tahun dari kancah Honda DBL DKI Jakarta.

Pada paruh awal pertandingan, dua pemain dari SMAN 28 menjadi pemain yang mengerikan bagi pertahanan SMAN 34. Komang Raisya Istyana Putri keluar sebagai pemain paling subur dalam menyumbang poin untuk timnya, total 14 poin dapat dia lesakan ke ring SMAN 34.

Selain itu, akurasi tembakan mid-range juga menjadi senjata dari pemain bernomor punggung 6 tersebut. Selain Komang, kapten tim SMAN 28 Sophia Rebecca Adventa juga menjadi pemain yang sangat berjasa bagi timnya. Pemain yang dapat bermain di posisi forward dan center itu mampu membukukan 13 poin pada kuarter tersebut. Dengan menggunakan posturnya yang tinggi dan kuat, dia mampu mendominasi paint area lawan.

Di sisi lain, duet andalan dari SMAN 34, Nadine Rania dan Athaya Nafisa tidak dapat mengeluarkan permainan yang maksimal untuk timnya. Hal ini menyebabkan Shafira Kayla Hanifah harus turun untuk mengerahkan seluruh kekuatannya. Dengan mengandalkan akurasi tembakan dari luar maupun dalam garis three point dia mampu membukukan 14 poin untuk menjaga asa timnya.

“Shafira menjadi pemain yang sangat krusial pada paruh pertama. Tanpa kemampuan maksimalnya yang dia tunjukan hari ini (re: kemarin), mungkin di paruh pertama pertandingan, kami tidak akan memiliki kesempatan untuk mengekor mereka,” ucap Fadil Wahyudi, Pelatih Kepala dari SMAN 34.

Sempat mengejar di dua kuarter awal, SMAN 28 mampu tampil konsisten untuk memupus harapan SMAN 34 untuk melangkah ke final. Dengan kedisiplinan defense yang baik, mereka dapat menahan laju skor dari SMAN 34 pada dua kuarter akhir, skor 58-29 untuk kemenangan SMAN 28. Sophia menjadi pemain terbaik pada laga tersebut dengan mengemas double-double pada penampilannya hari itu. Total 13 poin, 12 rebound, 4 assist dan 4 block menunjukan betapa dominannya sang kapten di lapangan.

Melihat tim asuhannya masuk final, Syafiq Ali mengatakan mereka akan memasang target bukan hanya menjadi perwakilan South Region saja, tapi juga jadi juara di Selatan. Dirinya yakin dengan kemampuan anak-anaknya untuk selalu bermain di level tertinggi permainan. “Dibandingkan dengan kami, SMAN 3 memang memiliki skuad yang lebih baik. Namun, skill individu kami lebih berkualitas dibandingkan dengan mereka,” jelas pelatih yang telah tiga tahun melatih SMAN 28 tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments