Find anything on DBL Indonesia

SMAN 28 RAIH GELAR PERDANA

dblindonesia.com - 21 October 2018 JUARA: Tim basket putri SMAN 28 Jakarta merayakan kemenangan usai mengalahkan SMAN 3 Jakarta pada babak final dengan skor 64-52 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan. (DIKA KAWENGIAN/DBL INDONESIA)

DKI JAKARTA- Babak final Honda DBL DKI Jakarta Series 2018 – South Region sektor putri, menasbihkan SMAN 28 Jakarta sebagai juara. Tim polesan Syafiq Ali berhasil memukul mundur perlawanan dari SMAN 3 Jakarta dengan skor yang cukup terpaut jauh, 64-52 untuk SMAN 28 kemarin (20/10). Hasil ini merupakan torehan manis untuk SMAN 28 yang sebelumnya absen di dua tahun terakhir. Mereka berhasil melakukan comeback sempurna. Tim yang bermarkas di daerah Jati Padang itu pun percaya diri mampu bersaing di babak Championship Honda DBL DKI Jakarta Series November mendatang.

Sedari tip off, pertarungan antara kedua sekolah rival tersebut membuat para penonton tidak bisa diam. Jual beli serangan terjadi di awal laga. Pemain bernomor 9 dari Teladan (julukan SMAN 3), Jofinka Bandini Putri mencuri poin untuk timnya di lima menit babak awal. Efektivitas pemain berposisi forward tersebut tidak mampu dibendung para punggawa SMAN 28. Sebanyak 10 poin beruntun dia torehkan dalam lima menit untuk mengamankan posisi Teladan.

Melalu akurasi tembakan dua poin dari dalam garis three point Jofinka membawa Teladan unggul. Namun, Sophia Rebecca Adventa dkk terus mengejar ketertinggalan. Dikomandoi Komang Raissa Istyana, SMAN 28 berbalik bermain lepas di lapangan. Pass to pass serta kesabaran srikandi Jati Padang itu, mampu merobek ring lawan perlahan.

Meskipun pada setiap kuarter Teladan tertinggal dari segi perolehan nilai, tim asal Setiabudi tersebut selalu tak kenal lelah untuk dapat memangkas poin dari lawannya. Dua starter andalan Teladan yaitu Jofinka Bandini Putri dan Zhara Mauritzka Syafrizal saling bahu membahu untuk memberikan secercah asa kemenangan timnya. Total perolehan poin Jofinka sebanyak 16 poin yang disertai dengan 8 rebound dan 1 steal memperlihatkan kegigihannya untuk terus berjuang sampai titik darah penghabisan. Begitu juga dengan Zhara yang membukukan 11 poin, 3 rebound dan 5 steal.

Namun usaha putri Teladan seperti pupus, kala performa gemilang dari Sophia Rebecca Adventa mampu mendogkrak kekuatan SMAN 28. Student athlete kelas XI itu mencetak double double dengan 24 poin, 16 rebound, 3 assist, 1 block dan 6 steal dapat mengangkat kegaharan timnya. Teladan tertinggal jauh, bahkan mereka harus mendapat respect the game pada kuarter ketiga, karena terpaut 20 poin dari sang lawan.

Sang juara dua tahun silam hanya mampu memangkas enam poin saja untuk merubah kedudukan akhir menjadi 64-52. Usai buzzer akhir berbunyi anak-anak SMAN 28 larut dalam euforia. Keceriaan sang kapten Sophia Rebecca tak terbendung lagi. Dirinya sangat bersyukur mampu menumpas perlawanan dari Teladan.

“Di dua tahun sebelumnya kami absen di DBL. Senang banget bisa menjadi juara tahun ini, apalagi mengalahkan Teladan. Dengan kemenangan ini kami bisa membuktikan mampu menebar ancaman di babak Championship nanti,” ujar Sophia seraya tersenyum usai pertandingan.

Head coach SMAN 28 Syafiq Ali menyatakan keberhasilan timnya berkat performa apik first dan second teamnya. “Saya senang hari ini (re:kemarin), lapis kedua kami bermain dengan sangat baik. Mereka nggak mau kalah dari starting five nya. Bahkan mereka bisa menahan laju dari permainan Teladan yang skillful pada kuarter dua. Selebihnya, kami bermain dengan tempo lebih lambat dan bisa menguasai pertandingan” ujarnya. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments