Find anything on DBL Indonesia

Support dari Hati dan Bukan karena Ingin Bolos, Bawa Maskot Kuda Hitam

dblindonesia.com - 31 August 2018 I CANT HEAR YOU..!!: Gaya maskot kuda hitam SMKN 1 Kuta Selatan saat mendukung tim putra mereka melawan SMK Wira Harapan Badung, Rabu (29/8). (MIFTAHUDDIN/RADAR BALI)

Dalam beberapa edisi Honda DBL 2018 Bali Series, suporter SMKN 1 Kuta Selatan selalu menjadi yang terdepan untuk mendukung tim basket sekolah mereka berlaga. Mereka selalu masuk tiga besar best supporter dalam dua edisi terakhir Honda DBL Bali.

SMEKSAMANIA. Itulah nama dari suporter SMKN 1 Kuta Selatan. Smeksamania begitu total mendukung tim basket mereka di Honda DBL 2018 Bali Series. Meskipun cukup jauh dari Kuta Selatan menuju Kuta Utara, semangat mereka tidak kendor sama sekali. Perjuangan mereka yang mendukung penuh Cowok Smeksa membuahkan hasil. 

Tim basket mereka mampu mengalahkan SMK Wira Harapan dengan skor 38-28 di grup A. Di pertandingan terakhir, lawan berat menanti. SMAN 1 Denpasar (Smansa) bisa menghentikanperjuanganmereka di Honda DBL Bali Series 2018. 

Cara yang diusung Smeksamani tahun ini cukup unik. “Kuda Hitam” adalah tema yang diusung mereka. Mereka bahkan membawa wardrobe kuda berwarna hitam yang dikenakan salah satu suporter mereka. Tidak lupa juga chant-chant “Kuda Hitam” bergema di GOR Purna Krida, Kerobokan. Bisa jadi, ini adalah maskot sekolah pertama di Honda DBL Bali. 

Kehadiran Smeksamania mengingatkan kita pada suporter dari tim sepakbola yang mengusung tema casual. Penghormatan unik juga diberikan tim cowok Smeksa usai mengalahkan SMK Wira Harapan. Para pemain kompak push up di depan para pendukung mereka sendiri yang berada tepat di tribun timur GOR Purna Krida. 

Meskipun meriah, tetapi perjuangan mereka untuk bisa mengumpulkan masa sekitar 300 orang kemarin butuh perjuangan yang cukup besar. “Kami sudah lama melakukan sosialisasi ke kelas-kelas terutama ke adik kelas untuk mengenalkan Smeksamania itu seperti apa. Jujur, totalitas adik-adik kelas cukup besar untuk tahun ini,” terang Koordinator Smeksamania Akbar Willi Ramadhan.

Menurut siswa kelas XII asak Bandung, Jawa Barat ini, banyaknya suporter Smeksama yang hadir bukan hanya sekadar untuk mencari sensasi ataupun hanya ingin bolos sekolah. “Mereka semua menunjukkan dukungan dari hati mereka. Bukan karena kami dapat dispensasi atau paksaan. Apalagi kami ingin mencari sensasi,” ucapnya.

“Saya bahkan tidak tahu ada maskot kuda hitam seperti itu. Surprise bagi saya,” tambah Akbar. Perjalanan Smeksa masih menyisakan satu pertandingan hidup mati lagi menghadapi Smansa. Apakah dia dan rekanrekan yang lain ingin membuat sesuatu yang spesial lagi? “Harapan sederhana. Kami ingin terus kompak, solid, dan kreatif di setiap pertandingan,” tutupnya. (*/han)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments