Find anything on DBL Indonesia

Teamwork Antar PSKD 1 ke Semifinal

dblindonesia.com - 5 February 2011

Honda DBL 2011 Invitational Tournament DUEL menegangkan diperlihatkan oleh tim putri SMA PSKD 1 Jakarta kontra SMA Lab School Jakarta pada laga pembuka Honda Development Basketball League (DBL) 2011 Invitational Tournament di Hall A Basket Senayan, kemarin. Tampil dengan skuad tak sempurna, PSKD menjadi tim pertama yang lolos ke semifinal setelah menekuk Lab School dengan skor 34-20. Lab Sky, demikian sebukan Lab School, hanya mengandalkan pemain bernomor 8 yang juga kapten tim, Tsara Tania Prastila.

Selebihnya, tim tersebut hanya mengandalkan semangat. Namun kurang mampu mengimbangi skuad PSKD 1. Kuarter pertama, permainan cepat yang dikembangkan point guard PSKD 1, Irma mampu diimbangi rekan-rekannya Ika Stefani, Angel, maupun Annisa. Fastbreak maupun penetrasi anak-anak PSKD 1 ke key hole Lab Sky berkali-kali berbuah hasil. Kuarter pembuka ini, PSKD 1 unggul 11-2. Di kuarter kedua, PSKD 1 yang sepertinya paham betul kekuatan lawannya tak bisa turun full team, tak mengendorkan serangannya. Berkali-kali permainan di bawah ring mereka tak bisa diredam Lab Sky.

Rebounds mereka, baik offensif maupun defensive mengungguli milik Lab Sky. Di kuarter ini, Lab Sky kian jauh tertinggal 6-15 Memasuki kuarter ketiga, Lab Sky perlahan mulai menemukan aliran game terbaik mereka, meski skuad tak ideal. Tsara menjadi motor. Berkali-kali three point dari Tsara dan assists-nya berbuah point. Di kuarter ini, Tsara cs cukup mampu memperkecil ketertinggalannya, 14-22. Tsara kehabisan tenaga! Filosofi bola basket adalah permainan tim, harus diakui tim Lab Sky. Di kuarter keempat, rotasi pemain yang dilakukan pelatih PSKD 1 Yohannes, tak mempengaruhi penampilan tim. Salah satu penyebabnya adalah tim Lab Sky hanya mengandalkan seorang Tsara. Tak pernah terlihat Tsara yang berposisi di point guard ini rehat di bench.

Akhirnya, kuarter ke empat ini ditutup dengan kemenangan PSKD 1 34-20. ”Sebenarnya saya masih belum puas dengan penampilan tim di game ini. Masih banyak melakukan turnover. Ini belum level terbaik mereka. Biasanya bisa lebih baik,” kata Kak Joy, sapaan sang pelatih. Melaju ke semifinal, sore ini PSKD 1 akan ditantang tim putri SMA Tarsisius Jakarta yang di babak awal mendapatkan undian bye. ”Kita sudah biasa bermain seperti ini. Hari ini main, besok main. Tadi kita juga sempat merotasi pemain untuk mencoba menstabilkan stamina buat semifinal. Lawan Tarsisius? Kami belum pernah ketemu. Namun tim optimistis,” kata Kak Joy. Sedangkan pelatih SMA Lab School, Muflih Farhan Daulay harus mengakui tim SMA PSKD 1 lebih baik dari mereka.

”Mereka unggul di semua lini. Kita terpaksa hanya mengandalkan Tsara, tidak ada yang membantu. Kami akui kekalahan ini,” kata Farhan. Sementara di laga kedua, tim putri SMAN 3 juga berhasil membekap tim SMAN 22 dengan 35-17. Jelas terlihat kekuatan kedua kubu juga timpang. SMAN 3 begitu penuh power dan terlihat sekali semangat dan atuasias mereka di ajang Honda DBL ini. Kekuatan mereka mungkin bisa disamakan dengan SMA PSKD 1. Mengandalkan fastbreak dan defense ketat, mereka cukup leluasa bermain cepat dan penetrasinya sering berbuah point. Skuad mereka juga terbilang merata. Mutiara Riahna Sitepu, Zaza dan Nadya N terlalu sulit dibendung anak-anak SMAN 22. dari quarter pertama hingga akhir, tak sekalipun SMAN 22 memimpin perolehan angka. Mereka terlalu sulit mengembangkan permainan. Kemenangan memang berhak di pihak SMAN 3, game ditutup dengan skor 33-17. (md)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments