Find anything on DBL Indonesia

Terapkan Aturan Respect the Game Tahun Ini

dblindonesia.com - 27 March 2016 PRODUCT KNOWLEDGE: Marketing After Sales Service Manager HSC William Saputra Mengenalkan salah satu produk terbaru HSC yang cocok untuk lifestyle anak muda.(Foto: Hafidz/Zetizen Team)

BABAK penyisihan awal Honda DBL East Java Series 2016-North Region semakin dekat. Setelah road show dilakukan di beberapa sekolah, technical meeting diadakan kemarin (26/3) di Semanggi Room, Graha Pena, Surabaya. Satu persatu perwakilan 32 tim basket putra dan 32 tim basket putri yang akan berlaga memasuki ruang technical meeting dengan wajah semangat. Bagaimana tidak? Musim pertandingan basket anak muda terbesar di Indonesia akan segera dimulai.

Sebelum regulasi dibacakan, para peserta mendapatkan product knowledge dari AHM (PT Astra Honda Motor), Telkomsel Loop, dan HSC (Honda Surabaya Center). Produk-produk yang dijelaskan pastinya berguna bagi lifestyle anak muda. Oleh karena itu, tidak heran jika Marketing After Sales Service Manager HSC William Saputra mengaku sangat mendukung event ini. "Saya berharap akan muncul bibit-bibit baru di dunia basket. Selamat bertanding dan bermainlah yang sportif," kata William.

Suasana pun menjadi sedikit serius ketika regulasi mulai dibacakan. Apalagi saat peraturan baru, respect the game, dijelaskan. Peraturan yang hanya berlaku pada kuarter ke-4 itu mengharuskan tim yang unggul 30 poin atau lebih atas lawannya untuk melakukan defense berupa man to man inside three point. Dengan adanya peraturan tersebut, full court defense atau half court defense tidak boleh dilakukan oleh tim yang unggul.

"Peraturan ini berkaca dari liga NCAA di Amerika yang telah lebih dulu menerapkan aturan ini. Kami harap dengan adanya aturan ini, para pemain termasuk pelatihnya dapat lebih respect dengan tim lawan," jelas Saddam Husni selaku Basketball Operation PT DBL Indonesia. Saddam menambahkan bahwa peraturan itu tidak membatasi tim basket dalam masalah offense, namun lebih mengatur defense yang bisa mereka lakukan. Selain itu, ada beberapa aturan baru mengenai kostum.

Hari semakin sore dan para peserta makin tidak sabar melakukan drawing grup. Satu per satu tim maju dengan jantung berdegup karena hanya akan ada dua tim putra dan satu tim putri dari tiap grup yang bisa melaju ke babak utama Honda DBL East Java Series 2016-North Region. Dua tim putra diambil dari juara dan runner up grup, sedangkan tim putri merupakan juara grup.

Salah satu tim yang merasa harap-harap cemas adalah tim basket putri SMA Petra 1 Surabaya. Tirza Artahsasta, sang kapten, merasa takut kalau timnya berada dalam satu grup dengan lawan yang tangguh. "Grogi banget waktu ambil undian tadi. Aku belum tahu sih kekuatan semua lawan, tapi ada beberapa tim yang aku takuti," tutur Tirza. Untungnya, ketakutan tersebut tidak menjadi kenyataan. "Selalu ada sekolah yang diunggulkan di tiap grup. Meski begitu kita nggak bisa meremehkan yang lain," timpal kapten tim basket putra SMA Vita Surabaya, Calvin Gratiahandoko. (als/rat)

Story Provided by Metropolis Jawa Pos

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments