Find anything on DBL Indonesia

Tiga Poin Nia Pecahkan Kebuntuan

dblindonesia.com - 7 March 2016 MELEWATI:Pemain putri SMAN 2 Pekanbaru Dinda (hijau) melewati hadangan pemain SMAN 1 Bangkinang pada babak penyisihan di Gelanggang Remaja.(Foto:Dedi Sungkono/Riau Pos)

PERTARUNGAN sengit terjadi dilaga tim basket putri SMAN 1 Bangkinang melawan SMAN 2 Pekanbaru, Ahad (6/3) sore dalam gelaran Honda DBL Riau Series 2016. Bahkan hingga akhir kuarter ketiga pertandingan yang digelar di Gelanggang Remaja tersebut, kedua tim sama-sama kesulitan meraih angka.

Di kuarter pertama, kedua tim masih bermain imbang dengan skor 4-4. Kebuntuan kedua tim beda kota tersebut terjadi di kuarter kedua, setelah Smansa Bangkinang hanya mampu meraih satu angka berbalas dua angka yang diraih lawan. Skor 5-6 ini membuat SMAN 2 Pekanbaru dibawah asuhan Alsebri unggul.

Namun di pertengahan kuarter ketiga SMAN 1 Bangkinang berhasil menyamakan kedudukan dengan skor 7-7. Sayangnya finishing yang buruk membuat kedua tim kesulitan menambah poin.Kebuntuan baru berhasil diatasi setelah tiga poin yang dilesakkan pemain punggung 9, SMAN 1 Bangkinang, Riska Ghania pada 2 detik terakhir kuarter ketiga membuat mereka unggul 10-7.

Tiga angka ini langsung memompa semangat pemain SMAN 1 Bangkinang dibawah asuhan Sadli Kurniawan. Mereka langsung mendominasi di kuarter keempat, pertandingan kedua berakhir dengan skor 16-11 untuk kemenangan Smansa Bangkinang.

Meskipun meraih kemenangan dan melaju ke partai perempat final Honda DBL Riau Series 2016, Pelatih Smansa Bangkinang, Sadli Kurniawan mengaku timnya belum maksimal. Apalagi mental pemain masih gugup di pertandingan pertama.

'Pemain masih kurang konsentrasi. Mungkin karena pertandingan pertama, mentalnya belum cukup bagus sehingga menemui kebuntuan di tiga kuarter awal. Untuk laga berikutnya kami harus membenahi mental tim agar bisa maksimal,' ungkap Sadli Kurniawan.

Nia pun mengaku bersyukur bisa memotivasi tim untuk kembali bersemangat dan mengantar kemenangan. Ia berharap rekan-rekannya lebih bersemangat lagi agar bisa meraih hasil terbaik.

Disisi lain Pelatih SMAN 2 Pekanbaru, Alsebri mengaku shooter masih kekurangan suplai bola. Sehingga timnya sulit menambah poin. 'Kemudian strategi juga kurang dimaksimalkan permain dilapangan. Ini akan menjadi evaluasi agar bisa lebih baik lagi di kompetisi berikutnya,' papar Alsebri.

Sementara itu di pertandingan lainnya, SMAN 3 Pekanbaru berhasil memulangkan SMAN 2 Ujungbatu dengan skor telak 30-0. Namun hasil ini dinilai pelatih SMAN 3 Pekanbaru belum maksimal, karena pemain masih kurang tenang saat bermain.

'Harusnya bisa lebih baik lagi. Anak-anak masih kurang tenang saat bermain, tentunya ini akan kami evaluasi agar di laga melawan SMAN 1 Bangkinang nanti bisa meraih hasil positif,' jelasnya.(luk)

Story Provided by Riau Pos

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments