Find anything on DBL Indonesia

News

DKI Jakarta Series
SERIES
 
 
SMANDU THE GIANT KILLER (Dampingi SMAN 61, Wakili Grup B ke Fantastic Four)
15 November 2018

DKI JAKARTA- Luar biasa tim putra SMAN 2 Jakarta. Tim polesan Rudi Ohandi ini layak menyandang julukan baru; The Giant Killer. Menyusul keberhasilan Malvin Hariyanto dkk memastikan tiket semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 dengan catatan yang cukup mengesankan.

Berstatus sebagai runner-up West Region, Smandu (julukan SMAN 2) semula kurang diperhitungkan. Itu karena pada persaingan sengit Grup B dihuni SMAN 3 Jakarta yang berstatus juara South Region, dan SMAK 5 Penabur (juara North Region).

Namun, siapa sangka, justru melawan kedua tim yang diunggulkan itulah, Smandu meraih poin sempurna alias menang. Itu pula yang berhasil mengantarkan Smandu keluar dari persaingan sengit fase Grup B dan melaju ke babak Fantastic Four, yang akan digelar hari ini di GOR Soemantri.

Setelah menundukkan SMAK 5 Penabur pada laga Senin (12/11) lalu, korban keganasan Smandu berikutnya adalah SMAN 3. Anak-anak Smandu tampil luar biasa pada laga do or die Rabu (14/11) kemarin, dan menutup laga terakhir fase Grup B ini dengan keunggulan 22-15 atas SMAN 3.

Laga do or die antara Smandu versus Teladan (julukan SMAN 3) berlangsung sangat alot. Kedua tim tak kunjung mampu mengemas poin alias scoreless, sepanjang tujuh menit awal.  Kuarter awal berakhir, skor hanya 2-2. Memasuki kuarter kedua, kedua tim juga masih kesulitan mencetak poin. Skor 7-7 di akhir kuarter kedua menandakan alotnya laga.

Adalah Smandu yang berhasil keluar dari tekanan itu, sejak memasuki kuarter ketiga. Tepatnya, saat laga memasuki menit kelima. Under basket Stephen Sanjaya Prischou menjadi titik balik keperkasaan Smandu untuk unggul atas Teladan. Pemain bernomor punggung 15 itu membawa Smandu unggul 9-7. Mulai dari momen itu, Smandu menjelma bagaikan monster bagi pertahanan Teladan. Perolehan poin Smandu mulai menjauh dari juara dua kali Honda DBL DKI Jakarta edisi 2012 dan 2016 tersebut.

Smandu makin tak terbendung setelah berhasil mendapatkan 7 poin beruntun pada 20 detik terakhir. Empat poin diantaranya berhasil ditorehkan sang kapten, Malvin Haryanto. Skor 22-15 menjadi milik Smandu, sekaligus memaksa Teladan angkat koper.

Hasil ini mengantarkan Smandu lolos ke semifinal sebagai runner-up Grup B setelah mengemas 5 poin, hasil dari 2 kali menang dan sekali kalah. Satu tiket lainnya direbut SMAN 61 yang melaju dengan status sebagai pemuncak klasemen. Menyusul kemenangan 41-37 atas SMAK 5 Penabur. NASA (julukan SMAN 61) juga mengemas 5 poin, hasil dari dua kemenangan dan sekali kalah. Namun, NASA memiliki keunggulan head to head karena pada pertemuan awal fase Grup B, NASA menang atas Smandu.

Pada babak Fantastic Four alias semifinal yang digelar hari ini, Smandu akan bertemu SMA Bukit Sion yang sukses menjadi pemuncak Grup A. Sedangkan SMAN 61 akan bentrok dengan SMA Al-Izhar Pondok Labu.

”Berhasil lolos ke semifinal, rasanya tanggung kalau tidak sekalian memasang target maksimal (juara, Red). Apalagi, anak-anak sudah bermain lebih lepas tanpa beban dan makin kolektif. Jadi, siapapun lawannya akan kami hadapi sekuat tenaga,” ungkap Om Abok, sapaan akrab Rudi Ohandi, pelatih Smandu. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Putri Teladan Jumpa SMAN 36
15 November 2018

DKI JAKARTA- Belajar dari kesalahan sebelumnya saat takluk di tangan SMK Yadika 2, tim putri SMAN 3 Jakarta bermain lepas tidak meremehkan lawannya. Hal itu membawa mereka mengungguli SMAN 71 Jakarta dengan skor 36-23. Putri Teladan (julukan SMAN 3) mampu mengobati gagalnya tim putra melangkah ke babak semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018.

Sepanjang laga, srikandi Teladan berhasil memperlihatkan kelas mereka sebagai tim basket putri unggulan ibu kota. Insyira Keysa dkk dapat mendominasi pertandingan dengan mengutamakan transisi dan pertahanan yang rapat. Permainan cepat ini tentunya membuat anak-anak Sapta Eka (julukan SMAN 71) kelimpungan.

Sapta Eka terlihat di bawah tekanan nama besar Teladan. Tim asal Duren Sawit tersebut tidak dapat mengimbangi permainan yang ditunjukan oleh Teladan. Anak asuh Muhammad Ridzky hanya mampu mencetak 2 poin. Teladan unggul jauh 9-2 pada kuarter pertama.

Ketangguhan para pemain Teladan merata. Tiga pilar utama mereka, Stanita Nataya, Zefanya Angelina Risdiyanto dan Annika Amadea Dacya berhasil mencetak 6 poin sepanjang pertandingan. Sementara salah satu pemain andalan mereka Jofinka Putri berhasil menorehkan 7 poin. Serta guard Teladan Zhara Mauritzka Syafrizal yang menyumbang poin terbanyak untuk Teladan, dengan 8 poin.

Kemenangan atas Sapta Eka membawa mereka menjadi pemuncak klasemen akhir Grup B. “Dari awal laga, kami diingatkan untuk tidak menganggap remeh lawan. Dan kami membuktikan hal itu di lapangan,” ucap kapten Teladan Insyira Keysa.

Dengan begitu Teladan akan berhadapan dengan SMAN 36 Jakarta, runner-up Grup A. SMAN 36  sendiri harus puas menjadi yang kedua usai kalah dari SMAN 28 Jakarta pada laga kemarin (14/11) dengan skor 38-13.

Sementara SMAN 28 yang menjadi ratu di Grup A akan berhadapan dengan SMAN 71 pada semifinal hari ini. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

AIPL Lolos Dramatis
14 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim dari Grup A memastikan diri melangkah ke babak fantastic four Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. SMA Bukit Sion menjadi tim pertama yang melaju ke babak semifinal, setelah mengalahkan SMAN 21 Jakarta dengan skor telak 56-15 di GOR Soemantri, Selasa kemarin (13/11).  Disusul oleh SMA Al-Izhar Pondok Labu yang sukses mengamankan tiket semifinal secara dramatis. AIPL (julukan SMA Al-Izhar) unggul atas SMA Permai, 41-37 lewat drama overtime alias babak tambahan waktu.

Terus tertinggal sejak tip-off, tidak membuat AIPL menyerah begitu saja. SMA Permai yang masih memiliki kesempatan melangkah ke babak semifinal,menggedor pertahanan anak-anak Pondok Labu. Kuarter pertama di tutup dengan kemenangan SMA Permai dengan skor 15-7.

Tim asal Pluit tidak memberi ampun lawannya, mereka selalu unggul dari kuarter pertama hingga awal kuarter keempat. Namun, mental baja tim polesan Athini Mardlatika membuat mereka dapat melakukan epic comeback.

Momen dramatis terjadi saat laga menyisakan 20 detik jelang akhir pertandingan. Shooting guard AIPL, Muhammad Rafi menjaga asa timnya untuk lolos ke semifinal. Melalui akurasi tembakan tiga angkanya, pemain bernomor 7 itu menyamakan kedudukan menjadi 35-35.

Sebenarnya, SMA Permai memiliki peluang untuk unggul pada 10 detik akhir. Namun, Aldy Adrian sengaja tidak memasukan bola free throw yang didapatnya. Pasalnya, SMA Permai ingin memaksa babak overtime, karena mereka butuh kemenangan atas AIPL dengan selisih 9 poin agar lolos.

Alih-alih bisa kembali unggul dengan margin poin yang diharapkan, SMA Permai justru terpuruk pada babak tambahan. AIPL justru terus menggendor pertahanan Permai pada babak overtime. Dua menit terakhir menjadi titik pertama AIPL unggul atas Permai. Melalui solo run ke jantung pertahanan lawan yang diakhir layup, Kemal Aristy Salim membuyarkan impian Permai melangkah ke semifinal, 37-35 AIPL berbalik unggul.

Seakan belum puas, Salim kembali membuat pendukung Permai tertunduk lemas. Pemain bernomor punggung 8 itu kembali menorehkan dua poin untuk timnya, hingga terus berlari menjauh atas lawannya. Meski sempat mencetak dua poin melalui Aldy, AIPL menutup kemenangan melalui dua poin hasil Rayhan Alfaro Ferdinand. Buzzer akhir pun berbunyi, AIPL mengunci kemenangan dengan skor 41-37.

Pada klasemen akhir, SMA Bukit Sion mengunci predikat juara Grup A dengan meraup 6 poin hasil dari sapu bersih tiga laga dengan kemenangan. Disusul oleh SMA Al-Izhar di urutan kedua dengan 5 poin. Lalu, SMAN 21 pada peringkat ketiga dengan 4 poin, sedangkan SMA Permai di posisi paling bawah dengan 3 poin. (*)

Buksi Paksa Dust Angkat Koper
14 November 2018

DKI JAKARTA- Pada laga lainnya, misi Dust untuk revans final Honda DBL DKI Jakarta Series 2015 sekaligus menjaga asa lolos ke semifinal gagal tercapai. Buksi langsung tancap gas kala menjamu Dust. Tim asal Kebon Jeruk tersebut tidak main-main, meski mereka sudah hampir dipastikan lolos ke semifinal. Kembalinya Darryl Winata Sebastian dari tim Popwil DKI Jakarta dan penampilan onfire Dixie Sterling semakin memperbesar daya gedor penyerangan Buksi.

Sedari awal, pelatih Buksi Jap Ricky menerapkan taktik full court press untuk menggedor pertahanan Dust. Tim polesan Rizqy Almushaddieq pun kewalahan menghadapi gempuran Darryl dkk. Dixie Sterling membuka kran poin untuk Buksi melalui tembakan tiga angkanya. Tak ayal, Buksi langsung leading 20-3 pada kuarter pertama.

Dust terus tak bisa beranjak di bawah nama besar Buksi. Anak-anak Kayu Putih terlihat gugup, mereka banyak melakukan turnover. Kesalahan minim punggawa Dust terus dimanfaatkan oleh Buksi. Performa perkasa tak dapat terbendung. Sejak kuarter kedua respect the game pun diberlakukan hingga akhir kuarter. Laga kemarin malam pun berakhir dengan skor 56-16, Buksi melenggang ke semifinal.

“Saya sudah pelajari betul semua tim di DBL ini. Saya juga sudah menyiapkan strategi jika bertemu siapa saja di sini,” ungkap Jap Ricky usai laga kemarin. (*)

Sapta Eka Taklukan Buksi
14 November 2018

DKI JAKARTA- Setelah gagal melangkah jauh di Honda DBL DKI Jakarta Series 2018, SMAN 71 Jakarta membuka harapan untuk meraih juara di Mainbasket 3X3 Indonesia Competition. Sapta Eka (julukan SMAN 71) tim F meraih torehan positif usai mengandaskan salah satu nama besar basket SMA Bukit Sion dengan skor tipis 4-3.

Tim asal Duren Sawit itu secara percaya diri langsung mendominasi pertandingan. Empat poin kemenangan Sapta Eka (F) dicetak oleh Muhammad Hafizh dan Adrian dengan masing-masing 2 poin. Hasil ini membawa mereka ke semifinal dan berhadapan dengan SMA Dian Harapan (C).

Dari sektor putri SMA PSKD 1 (C) berhasil menyingkirkan MA Annajah, melalui babak overtime dengan skor 4-2. Hasil ini membawa derby PSKD di semifinal Mainbasket 3X3 Indonesia Competition putri yang akan diselenggarakan Kamis (14/11) besok. (*)

GRUP B MEMANAS (Smandu Jinakkan The Lions)
13 November 2018

DKI JAKARTA- Kejutan demi kejutan  terus tercipta dalam lanjutan Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Kejutan kali ini datang dari tim putra SMAN 2 Jakarta yang terlibat pada persaingan sengit di Grup B.

Runner-up West Region itu berhasil menjinakkan juara North Region, SMAK 5 Penabur Jakarta. Tim berjulukan Smandu itu menutup laga dengan keunggulan 19-12, di GOR Soemantri, Senin (12/11) kemarin.

Sempat diragukan bisa bangkit setelah kalah pada laga pembuka, Smandu bermain dengan penuh semangat hingga berhasil menjaga asa untuk lolos. Sebaliknya, The Lions (julukan SMAK 5 Penabur)  kehilangan daya gedor tanpa adanya center andalan mereka, Stanley Hidayat yang harus absen.

Penyerangan run and gun The Lions seakan-akan redup. Hal itu dapat membuat Smandu menguasai jalannya pertandingan. Pola penyerangan yang baik dan strategi pertahanan yang mumpuni Smandu mengunci kuarter pertama.

Siasat bertahan yang diracik oleh coach Rudi Ohandi ini terbukti berhasil meredam permainan cepat yang dilakukan oleh The Lions. Berkali-kali Smandu dapat menahan pergerakan para punggawa The Lions. Bahkan, mereka mampu membuat Nathan dkk terjerat 24 second violation.

Absennya mesin poin Stanley, membuat jumlah offensive rebound yang diraih oleh The Lions pun menurun. Pasukan asal Kelapa Gading tersebut hanya bisa meraih 14 offensive rebound. Berkurang 8 angka saat melawan Teladan (julukan SMAN 3). Sementara Smandu dapat menggenjot efektifitas field goal mereka menjadi 23%. Terbukti pola penyerangan yang dimainkan Malvin Hariyanto dkk pun dapat diakhiri dengan torehan poin.

Hasil ini membuat persaingan di Grup B jadi memanas. Keempat tim penghuni grup ini, SMAN 2 Jakarta, SMAK 5 Penabur, SMAN 3 Jakarta, dan SMAN 61 Jakarta, memiliki peluang yang sama untuk lolos semifinal.

Keempat tim penghuni Grup B kini sama-sama mengemas tiga poin, setelah memetik hasil sekali kemenangan dan sekali menelan kekalahan dari dua game yang telah dijalani. Pada laga sebelumnya, SMAK 5 Penabur sukses mengalahkan SMAN 3. Sementara SMAN 3 menang atas SMAN 61. Sedangkan SMAN 61 menang atas SMAN 2.

Game ketiga bagi seluruh penghuni grup ini akan dimainkan Rabu besok (14/11). Ini akan menjadi partai hidup-mati bagi mereka untuk melanjutkan langkah ke babak selanjutnya. SMAN 3 akan berhadapan dengan SMAN 2. Sedangkan SMAK 5 Penabur akan meladeni SMAN 61.

Kapten tim Smandu, Malvin Hariyanto tetap optimis timnya mampu melangkah ke semifinal. “Tentunya kami tidak boleh takut berhadapan dengan SMAN 3. Lawan yang kuat seperti SMAK 5 Penabur saja bisa kami kalahkan, padahal mereka mengalahkan SMAN 3. Kami akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan dalam laga penentuan nanti,” ungkapnya. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

SMAN 28 dan SMAN 36 Melaju ke Semifinal
13 November 2018

DKI JAKARTA- Dua tim putri telah mengamankan tempat di semifinal Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Setelah mengalahkan SMAN 30 Jakarta, SMAN 36 Jakarta berhasil menancapkan panjinya di babak semifinal. Hal itu juga diikuti SMAN 28 Jakarta yang mampu menekuk lawannya SMAN 16 Jakarta dengan skor 43-16. Kedua tim ini tergabung di Grup A. Dan keduanya sama-sama memiliki target masing-masing dalam melihat masa depan mereka.

Berkat penyerangan lihai yang dilancarkan Ranaa Nisrina Wahab dan Patricia Putri Christian, SMAN 36 dapat membuat timnya unggul jauh. Keduanya mampu menorehkan 24 poin, dengan rincian Ranaa mencetak sebesar 11 poin dan Patricia dengan 13 poin. Dengan kehebatan sepasang Guard tersebut, SMAN 36 pun berhasil mengakhiri laga dengan skor 34-8.

Mengetahui fakta bahwa mereka sudah mengamankan posisi di semifinal, Ranaa sebagai kapten dari SMAN 36 mengatakan bahwa mereka dapat memandang langkahnya dengan optimis. “Kami sangat bersyukur dapat memastikan diri menuju ke babak semifinal. Dengan begini, kesempatan untuk masuk ke babak final pun semakin terbuka,” ujar Student Athlete kelahiran 2001 tersebut.

Sang pelatih, Frangki de fretes juga mengungkapkan rasa senangnya dari kerja keras anak asuhnya. Berhasil lolos dari grup merupakan hal yang patut untuk dibanggakan. Dan menurutnya semua peserta memiliki kesempatan untuk dapat meraih gelar juara DKI Jakarta.

“Untuk lolos ke babak semifinal sendiri sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Tapi, kami berkeinginan besar untuk bertemu kembali dengan SMAN 71 Jakarta. Kemenangan melawan mereka akan menjadi pencapaian manis yang kami peroleh,” ungkapnya.

Di sisi lain, kembalinya sang kapten Sophia Rebecca Adventa setelah memperkuat tim Popwil DKI Jakarta, makin membuat dominasi SMAN 28 menakutkan. Mereka mengandaskan Beltrus (julukan SMAN 16) dengan skor yang cukup meyakinkan yakni 43-16. Sophia dkk semakin mantap melangkah untuk mengentaskan ambisi mereka menyabet gelar juara.

Meskipun sudah memantapkan diri di babak semifinal, SMAN 28 masih tetap menginginkan hasil maksimal saat bersua dengan SMAN 36. “Kami menginginkan hasil maksimal dan menjadi pemuncak klasemen Grup A. Sehingga mengalahkan SMAN 36 merupakan harga mati yang harus kami tuntaskan nanti,” pungkas pemain bernomor 13 tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Mangsa Baru The Lions
12 November 2018

DKI JAKARTA- Hasil mengejutkan mewarnai perhelatan hari kedua Honda DBL DKI JAKARTA Championship Series 2018. Sekolah debutan yang menjadi juara North Region, SMAK 5 Penabur berhasil menumbangkan raksasa ibu kota yang telah mengoleksi dua gelar juara Honda DBL DKI Jakarta, SMAN 3 Jakarta. Hal ini menjadi peringatan bagi tim-tim besar di Jakarta. Pasalnya, The Lions (julukan SMAK 5) sebelumnya sudah menerkam mangsa besar pertamanya di North Region, SMA Kolese Kanisius.

Laga bertajuk bigmatch ini dilangsungkan pada hari Minggu (11/11) kemarin. Dengan menggunakan ciri khas bermain run and gun, The Lions berhasil menaklukan Teladan (julukan SMAN 3) dengan skor tipis 32-30. Pada awalnya, The Lions sempat tertinggal dan hanya dapat menorehkan 3 poin di papan skor tertinggal 2 angka dari Teladan. Keunggulan ini pun terus berlanjut hingga kuarter kedua yang berakhir dengan skor 12-8 untuk keunggulan Teladan.

 

Namun, pada kuarter ketiga mala petaka mulai terjadi untuk Teladan. Kualitas pertahanan yang apik mulai berhasil ditunjukan oleh The Lions. Mereka dapat menahan laju skor Teladan di kuarter ketiga. Produktivitas dari torehan poin The Lions terus meningkat. Alhasil pada menit keenam kuarter ketiga, mereka dapat menyusul perolehan poin Teladan. Skor akhir kuarter ketiga pun tercatat 21-18 untuk keunggulan The Lions.

Melihat ketertinggalan ini, Teladan terus menambah daya gedor mereka. Meski bermain tanpa salah satu pemain andalannya, Eizerr Weizmann Hatta, peraih back to back Champion Honda DBL DKI Jakarta edisi 2013 dan 2014 ini tetap ngotot memeprlihatkan kualitasnya. Teladan pun dapat unggul pada kuarter keempat dengan mengemas 12 poin. Sang kapten, Salman Alfarisi berhasil menjadi pemain yang mencetak skor terbanyak sepanjang laga. Total 16 poin dapat dia bukukan untuk timnya.

Hanya saja dewi fortuna seakan tak berpihak pada sekolah asal Setiabudi tersebut. Di sisi lain, The Lions juga menunjukkan kualitasnya. Torehan offensive rebound menjadi faktor utama kemengan Nathan dkk. Melihat data statistik, offensive rebound yang berhasil diamankan oleh The Lions berjumlah 21 kali, unggul 13 angka dibandingkan dengan Teladan yang hanya menorehkan 8 kali.

Tentu, The Lions pun memiliki banyak kesempatan untuk kembali mencoba peruntungannya memasukan bola ke dalam ring lawan. Christopher Dharma menjadi pemain yang tengah on-fire kala menjamu Teladan. Pemain bernomor punggung 24 itu membukukan rebound sebanyak 8 kali. Selain iu, pemain yang akrab disapa CD itupun menorehkan 12 poin untuk timnya.

Sang kapten The Lions, Nathan mengaku bangga terhadap pencapaian dari timnya. Menurutnya dengan mengalahkan Teladan kesempatan untuk menjadi juara dapat terlihat lebih cerah dari sebelumnya “Teladan adalah lawan yang paling kuat berada di bagan kami. Mengalahkan mereka tentunya sangat membakar semangat dan optimisme kami untuk dapat masuk ke babak final di Championship Series,” ucapnya sambil tersenyum. (*)

Dian Harapan Taklukan Al-Ma’ruf
12 November 2018

DKI JAKARTA- Pada lanjutan Mainbasket 3X3 Indonesia Competition tim putra SMA Dian Harapan (C) berhasil mengalahkan lawannya SMA Islam Al-Ma'ruf (B) dengan skor tipis 5-3. Pada babak 8 besar ini Dian Harapan berhasil menunjukan kemampuan permainan yang cepat dan efektif. Jason Farrel menjadi momok menakutkan bagi Al-Ma’ruf. Jason berhasil menorehkan 4 poin bagi timnya.

Hasil ini membawa Dian Harapan lolos ke babak semifinal untuk berhadapan dengan pemenang antara SMA Bukit Sion (A) versus SMAN 71 Jakarta (F). Semifinal Mainbasket 3X3 Indonesia Competition sendiri akan dilaksanakan pada Kamis (15/11) nanti. Dan final Mainbasket 3X3 Indonesia Competition akan berlangsung bersamaan dengan final Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 Sabtu (17/11) mendatang. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

SENGATAN MENGEJUTKAN BEWUSSTSEIN
12 November 2018

DKI JAKARTA- Memasuki hari kedua Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018, persaingan semakin memanas. Para wakil dari empat regional menunjukkan tajinya pada laga Minggu (11/11). Dari East Region empat wakil mereka sukses meraih kemenangan atas lawannya. Tak mau kalah, dua wakil West Region juga memberikan pelajaran kepada para lawannya.

Adalah tim putri SMK Yadika 2 dan tim putra SMA Bukit Sion yang masing-masing mampu mengandaskan SMAN 3 putri dan SMA Al-Izhar. Serta juara North Region SMAK 5 Penabur juga membuat kejutan dengan mengalahkan juara wilayah Selatan, SMAN 3 Jakarta. Sementara SMAN 28 Jakarta menjadi satu-satunya wakil South Region yang meraih kemenangan kemarin.

Kejutan besar terjadi kala tim putri SMK Yadika 2 menumpas perlawanan pasukan Teladan (julukan SMAN 3). Pertemuan kemarin merupakan yang kedua di antara Bewusstsein (julukan SMK Yadika 2) dan Teladan. Sebelumnya putri Setiabudi menang telak dengan skor 43-16 pada semifinal Honda DBL DKI Jakarta tahun lalu dengan format yang lama. Namun, kemarin tim asuhan Iskak Situadi bermain lepas sejak awal kuarter. Mereka tidak takut dengan nama besar Teladan.

Sorak sorai penonton menyambut kemenangan Bewusstsein di akhir laga. Pada tip off  Teladan mampu menunjukkan keperkasaannya sebagai pemegang gelar terbanyak putri dengan torehan 3 kali. Belum genap satu menit Teladan langsung mencuri poin melalui Zefanya Angelina. Teladan pun unggul 4-2 atas Bewusstsein. Hanya saja, dua mesin poin Bewusstsein, An'nisa Ruly Yanti dan sang kapten Indah Triana mampu mengembalikan keadaan menjadi 8-7 untuk Bewusstsein pada kuarter kedua. Semenjak itu, Teladan tak pernah unggul atas lawannya.

Drama sesungguhnya terjadi saat under 1 minute kuarter keempat. Kedudukan 17-17 membuat kedua tim tidak mengendurkan serangan. Namun, pemain bernomor punggung 15, Susanti menjadi penentu kemenangan tipis 19-17 Bewusstsein atas Teladan. Petaka itu terjadi saat memasuki 50 detik akhir pertandingan. Jofinka Putri Bandini, center Teladan gagal melakukan tugas sebagai algojo saat timnya mendapat free throw.

Sempat mendapat offensive rebound, Teladan kembali menguasai bola di area paint. Sayangnya passing yang dilakukan pemain Teladan berhasil dicut oleh salah satu pemain Bewusstsein, An'nisa Ruly Yanti. Melihat posisi temannya Susanti tak terkawal, pemain bernomor punggung 9 tersebut langsung melakukan fast break kepada rekannya.

Tanpa pengawalan Susanti mencetak dua poin melalui layup untuk mengunci kemenangan Bewusstsein pada 8 detik terakhir. Harapan putri Teladan pun pupus, mereka kalah pada laga perdananya di grup B. “Coach Iskak mengatakan pada kami apapun hasilnya kami sudah memberikan yang terbaik. Itu adalah momen yang membakar semangat kami untuk bisa melakukan lebih untuk tim” ucap pemain berusia 17 tahun itu.

Kemenangan penting ini juga sangat disyukuri oleh pelatih Bewusstsein, Iskak Sutiyadi. “Mengalahkan Teladan tentunya merupakan kemenangan berharga. Tetapi perlu diingat, masih ada pertandingan terakhir. Perjalanan kami masih panjang,” pungkas pelatih berusia 39 tahun itu.

Meski kalah putri Teladan masih memiliki dua pertandingan. Mereka akan berhadapan dengan SMAN 18 Jakarta pada hari ini dan SMAN 71 Jakarta Rabu (14/11) lusa. “Kami belajar banyak dari kekalahan hari ini (re:kemarin), tentu dua pertandingan lagi kami akan tampil maksimal,” ucap kapten Teladan, Insyira Keysa.

Kejutan lain juga terjadi saat tim putra SMAK 5 Penabur mengandaskan pemegang dua trofi Honda DBL DKI Jakarta, SMAN 3. Kegigihan yang diperlihatkan oleh The Lions (julukan SMAK 5) membuat juara North Region mengalahkan Teladan dengan skor tipis akhir 32-30. Melihat kemenangan ini tentunya anak-anak The Lions merasa senang dapat mengalahkan juara back to back Honda DBL DKI Jakarta edisi 2013 dan 2014. Pelatih The Lions, Wahyu Adi Nugroho sendiri percaya bahwa di Championship Series ini apapun bisa terjadi.

“Di babak Championship Series ini persaingan sangat kompetitif. Tidak ada yang tidak mungkin, anak-anak tidak boleh takut saat melawan siapapun, termasuk Teladan yang kami kalahkan tadi,” ucap pelatih yang akrab disapa Sinyo tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

OPENING PARTY TERMEGAH
11 November 2018

DKI JAKARTA- Ribuan penonton yang hadir di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan dibuat terkagum-kagum. Hampir sebagian besar dari mereka mengabadikannya lewat handphone masing-masing. Merekam detik demi detik rangkaian show yang disajikan pada opening party Honda DBL (Developmental Basketball League) DKI Jakarta Championship Series 2018, Sabtu (10/11) malam kemarin. Sesaat sebelum dimulainya big match Grup A antara SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Jakarta.

Sesaat setelah lampu stadion dipadamkan alias black out, permainan lighting show langsung menyapa para penonton. Disusul kemudian penampilan cuplikan video aksi-aksi para pemain melalui giant drop screen yang digantung di atap stadion. Lalu, dilanjutkan sesi pemanggilan starting line up dari kedua tim melalui layar LED dengan iringan musik ansambel dari Wisnu and Friends, kian memancing sorak-sorai para suporter untuk larut dalam opening party termegah sepanjang penyelenggaraan Honda DBL seri Ibu Kota sejak 2012 ini.

Penyajian istimewa yang disuguhkan ini, memang ditujukan untuk mengapresiasi para student athlete yang berhasil mengantarkan tim sekolahnya lolos ke fase puncak. Suguhan mengagumkan ini membuat salah satu orang tua dari Khairan Shauma Drajat, pemain SMA Al-Izhar, turut terpukau melihatnya.

Ayah dari Khairan, Derry Drajat yang merupakan salah satu artis top ibu kota bangga dengan suguhan dari DBL Indonesia. “Ini adalah pengalaman pertama kali anak saya bermain di Honda DBL. Melihat bagaimana penyelenggara memperlakukan anak saya seperti ini, membuat saya sebagai orang tua kian semangat memberi support anak saya di basket,” ujarnya.

”Bangga pastinya iya. Karena saya dan rekan-rekan diperkenalkan kepada penonton dengan cara yang keren layaknya pemain NBA. Walau hasil dari game pertama mengecewakan, malam ini akan saya kenang terus,” ungkap Rizki Andika, kapten tim SMAN 21.

Tak salah duel antara tim putra SMAN 21 Jakarta versus SMA Al-Izhar Pondok Labu ini dipilih sebagai gong pembuka hari pertama Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Sejak tip off hingga kuarter akhir, kedua tim saling kejar-mengejar angka. Adalah SMA Al-Izhar yang akhirnya mengawali langkah dengan manis, lewat keunggulan 30-26 atas Dust (julukan SMAN 21). (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Sapta Eka Jinakan Bewusstsein
11 November 2018

DKI JAKARTA- Tampil prima saat melawan SMK Yadika 2, SMAN 71 Jakarta berhasil memenangkan laga perdana persaingan putri Grup B Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Kedua raksasa basket putri West Region dan East Region menyajikan sengitnya persaingan pada pertandingan kemarin (10/11). Meskipun menampilkan permainan cepat dan ngotot, Bewusstsein (julukan SMK Yadika 2) gagal membendung laju Sapta Eka (julukan SMAN 71). Hasilnya Yadika 2 menyerah dengan skor 26-35.

Memiliki tipikal materi pemain yang tak jauh berbeda, Bewusstsein dan Sapta Eka sama-sama ingin meraih poin di laga perdana. Hanya saja, srikandi Sapta Eka lebih disipilin ketika bertahan. Rapatnya pertahanan dari Sapta Eka membuat Bewusstsein tertinggal jauh sehingga tidak dapat mengejar ketertinggalan. Mereka kalah pada babak awal. Skor 13-4 untuk kemenangan Sapta Eka.

Tetapi, pada kuarter ketiga Bewusstsein mulai menerapkan fullcourt press. Startegi yang digunakan pun terbukti berhasil dalam meredam perolehan poin Sapta Eka. Sedikit demi sedikit, Bewusstsein dapat mengejar ketertinggalan. Selisih poin yang mulanya terpaut jauh, dapat mereka pangkas hingga menjadi

4 poin. Namun sayangnya, tim polesan Iskak Situadi belum dapat unggul dari lawannya.

“Kami terlalu gegabah setiap kali menyerang. Momentum mengejar perolehan poin pada kuarter ketiga menjadi kurang efektif,” ucap Indah Triana kapten tim Bewusstsein.

Pada kuarter penentu, Sapta Eka kembali menemukan tempo permainannya. Zafirah Windi Annisa kembali menjadi pemain yang dapat membawa timnya unggul. Dengan torehan 8 poin, 10 rebound, 1 block dan 2 steal, sang kapten mampu membantu tim asal Duren Sawit tersebut memenangkan laga. “Kemenangan ini menjadi modal utama kami untuk melangkah jauh dari fase Grup,” ungkap Zafirah usai pertandingan.

Di sisi lain, SMK Yadika 2 yang datang sebagai juara West Region terpukul dengan kekalahan dari Sapta Eka. Namun, tim asal Pertamburan akan tampil maksimal melawan SMAN 3 Jakarta hari ini. “Melawan SMAN 3 merupakan partai hidup mati. Tapi dengan spirit juang tinggi, aku yakin kami dapat memenangkan laga berat besok (re: hari ini),” ucap Indah. (*)

Pembuktian Sang Runner-up Selatan
11 November 2018

DKI JAKARTA- Berhadapan dengan salah satu tim kuda hitam, sang juara East Region SMAN 21 Jakarta harus bertekuk lutut dari runner-up South Region SMA Al-Izhar Jakarta pada perhelatan laga pembuka Grup A Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 kemarin (10/11). Meski AIPL (julukan SMA Al-Izhar) tampil ngotot sejak awal dan menekan barisan pertahan Dust (julukan SMAN 21), pertandingan berjalan sengit. Hingga akhirnya AIPL dapat mencuri 2 poin dari Dust..

Pada awal laga Dust mampu unggul cepat. Namun, kegigihan AIPL membuahkan hasil untuk menyalip perolehan poin. Skuad polesan Athini Mardlatika El Hassan tersebut dapat menunjukan permainan cepat dan juga efektif baik dari sektor pertahanan maupun penyerangan.

Fokus pada area paint pertahanan, AIPL dapat membuat para punggawa Dust frustasi. Pemain center andalan mereka Ihsan Faiz Ilhamsyah dibuat tak berkutik berkat pertahanan rapi putra Pondok Labu. Help defense yang rajin serta komunikasi baik, membuat AIPL mampu membendung penyerangan-penyerangan Dust yang mengancam di area under ring.

Dari sisi penyerangan, Indra Zhafrany Kusuma dkk memiliki kerja sama tim yang baik untuk mencetak memasukan bola ke ring lawan. Tercatat dalam statistik, dari 30 poin, hampir semua pemain mencetak poin untuk AIPL pada laga perdana Grup A tersebut. Tentu ini sangat menunjukkan kerjasama tim yang solid dari Semfinalis tiga tahun lalu itu.

Sebagai seorang kapten, Indra mengaku bangga terhadap kemenangan timnya saat ini. Baginya bermain dengan mengutamakan teamwork merupakan hal utama yang harus dipertahankan jika ingin membawa pulang trofi Championship Series. Meski meraih hasil positif di laga pembuka, Indra enggan merasa di atas angin. Pasalnya, pada pertandingan kedua, mereka akan berhadapan dengan salah satu tim tangguh SMA Bukit Sion yang lebih dulu mengandaskan perlawanan SMA Permai.

“Mereka (re: Bukit Sion) merupakan lawan yang patut untuk diwaspadai. Berhadapan dengan lawan yang memiliki tradisi juara tentu merupakan hal yang berat. Bagi kami kemenangan hari ini (re:kemarin) bsa menjadi motivasi untuk tampil garang saat bertemu Bukit Sion,” ujar pemain kelahiran 2001 tersebut.

Di sisi lain, kekalahn dari AIP: membuat Dust terpukul. Namun, menurut sang kapten Rizki Andika timnya tidak boleh menyerah lebih dini.

“Kekalahan dari AIPL akan kami jadikan merupakan pemicu bagi kami. Partai melawan SMA Permai merupakan hidup mati, jika ingin mempertahankan mimpi menjadi penguasa Ibu Kota,” ucap pemain bernomor punggung 2 tersebut. (*)

STORY PROVIDED BY WARTA KOTA

Habis-habisan di Laga Pembuka (Opening Party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018)
10 November 2018

DKI JAKARTA- Empat pertandingan menjadi laga pembuka Opening Party Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018 hari ini (10/11). Salah satu laga di Grup A menjadi sorotan pada pertandingan pembuka. Pertandingan putra antara juara East Region, SMAN 21 Jakarta kontra runner-up South Region, SMA Al-Izhar, merupakan laga penting bagi kedua tim. Keduanya pun sudah memiliki pengalaman di Honda DBL DKI Jakarta.

SMAN 21 Jakarta merupakan finalis pada edisi 2015. Sementara AIPL (julukan SMA Al-Izhar) adalah semifinalis di tahun yang sama. Namun, meski sama-sama ikut pada Honda DBL DKI Jakarta Series 2015, laga ini merupakan pertemuan pertama bagi kedua tim di pentas Honda DBL DKI Jakarta. Jika menilik statistik keduanya juga memiliki kekuatan menyerang yang mengerikan.

Dust (julukan SMAN 21) dan AIPL sama-sama telah mencetak 200 poin lebih pada pertandingan di masing-masing wilayah. Sebanyak 216 poin telah dicetak pasukan asal Kayu Putih, sementara AIPL telah membukukan 258 poin. Dust dan AIPL juga memiliki pemain besar yang sama-sama produktif. Adalah Ihsan Faiz Ilhamsyah center andalan Dust yang telah membukukan 53 Rebounds selama perhelatan East Region lalu.

Dari sisi AIPL, Khairan Shauma Drajat diprediksi bakal menjadi pesaing Faiz. Torehan 54 Rebounds selama South Region membuat duel udara akan menjadi santapan untuk keduanya. Namun, AIPL harus sedikit berhati-hati ketika para punggawa Dust memegang bola. Sebab, AIPL memiliki rapor merah dalam urusan foul. Ditambah akurasi sekitar 59% saat melakukan free throw membuat pemain Dust acap kali sukses mencetak poin melalui free throw tersebut.

“Kami punya Faiz pemain besar di DBL Jakarta, itu yang membuat kami percaya diri. Selain itu kami memang optimis bisa masuk final Championship,” ungkap forward Dust Muhammad Irfan. Sementara kapten tim Al-Izhar Indra Zhafrandary Kusuma berjanji akan tampil all out pada babak Championship ini.

“Semua tim memang berat, tapi aku nggak mikirin itu ya, aku lebih fokus ke tim agar AIPL bisa lolos ke final,” ungkap pemain berusia 17 tahun itu. Selain Dust versus AIPL terdapat tiga pertandingan seru lainnya. Laga dari Grup A lainnya ada SMA Bukit Sion yang akan meladeni perlawanan dari SMA Permai. Lalu di Grup B tim putra SMAN 3 Jakarta berhadapan dengan SMAN 61 Jakarta. Serta laga tim putri Grup B mempertemukan SMK Yadika 2 kontra SMAN 71 Jakarta. (*)

Enggan Silau Nama Besar
10 November 2018

(Persiapan Wakil South Region)

DKI JAKARTA- Dikenal memiliki tim basket menakutkan, para wakil South Region tidak ingin di atas angin. Empat wakil South Region tetap mewaspadai kejutan dari wakil regional lainnya. Keempat tim dari regional Selatan tersebut adalah tim putra SMAN 3 Jakarta dan SMA Al-Izhar serta tim putri SMAN 28 Jakarta dan SMAN 3 Jakarta. Meski acap kali menjadi unggulan, mereka tetap mempersiapkan hal khusus untuk menghadapi Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018.

Datang sebagai juara, tim putra SMAN 3 Jakarta tetap mawas diri terhadap lawannya. Tim asal Setiabudi tersebut melakukan intens untuk latihan tim maupun individu. Teladan (julukan SMAN 3 Jakarta) merupakan satu-satunya sekolah yang mengirimkan dua wakilnya di Championship Series ini. Bersama tim putrinya, putra Teladan rutin melakukan latihan usai South Region lalu. Melalui kapten tim putri Teladan, Insyira Keysa mengungkapkan optimalkan latihan. “Semoga kami bisa kawing gelar lagi,” ungkapnya.

Hal serupa juga dipersiapkan SMA Al-Izhar. Tim asal Pondok Labu tersebut siap kembali dengan torehan manis. Setelah absen satu tahun lalu di Honda DBL DKI Jakarta AIPL (julukan SMA Al-Izhar) ingin membuktikan mereka merupakan salah satu tim kuat di Ibu kota.

“Setelah kalah di final South Region lalu, kami langsung berbenah memperbaiki kesalahan. Kami latihan tiga kali dalam seminggu ditambah improve dari para individu tim. Selain itu, kami juga hangout bareng biar makin dapat chemistrynya,” ujar kapten AIPL Indra Zhafrandary.

Hal senada juga diungkapkan kapten tim SMAN 28 Jakarta, Sophia Adventa Rebecca. Menurutnya menjadi juara South Region bukan jaminan untuk melangkah mudah di Championship Series nanti. “Semua tim memiliki kekuatannya sendiri, tentu nggak ada yang kami anggap enteng,” ujarnya. Lebih lanjut MVP JRBL Jakarta Series 2015 itu juga menuturukan masih banyak evaluasi meski bisa juara di regional Selatan.

“Kami naikkan intensitas berlatih kami. Sebelumnya hanya 2 kali dalam seminggu. Sekarang menjadi 3 kali dalam seminggu. Ditambah latihan pribadi untuk mengasah skill bermain para pemain,” ungkp dara berusia 16 tahun itu.

Sementara itu salah satu tim bertabur prestasi lainnya, SMAN 3 Jakarta juga tetap ingin konsisten guna mempertahankan nama besar mereka. Putri Teladan sadar, kekalahan dari SMAN 28 di final South Region membuat mereka tidak bisa bersantai. Insyira Keysa dkk bahkan terpecut untuk revans dengan salah satu rivalnya tersebut.

“Kami optimalin waktu senggang untuk latihan, terutama bagian defense. Selain itu latihan individu juga terus kami lakukan. Kami ingin bertemu SMAN 28 lagi di final Championship untuk balas dendam,” ucap kapten tim Teladan Insyira. (*)

Optimalkan Waktu Latihan
10 November 2018

(Persiapan Wakil East Region)

DKI JAKARTA- Menjadi wilayah terakhir yang megirimkan para wakilnya, membuat persiapan empat tim asal Jakarta Timur tidak memiliki waktu banyak. Namun, hal tersebut bukanlah alasan utama untuk menyerah di awal laga. Sang juara tim putra SMAN 21 Jakarta dan runner-up SMAN 61 Jakarta sangat mengoptimalkan jeda waktu untuk menghadapi Honda DBL DKI Jakarta Championship Series 2018. Begitupun dengan tim putri SMAN 71 Jakarta dan juga SMAN 36 Jakarta.

Muhammad Irfan dkk tahu persis timnya tidak memiliki waktu banyak untuk menghadapi Championship Series. Namun, timnya sudah lebih menyiapkan diri jauh lebih dulu, bahkan sebelum memasuki putaran East Region. Meski begitu, tambahan porsi latihan tetapi dijalani tim asal Kayu Putih tersebut. Setelah menasbihkan diri sebagai juara dari regional Timur para punggawa Dust (julukan SMAN 21) langsung berlatih ringan.

“Satu hari setelah final kami tetap latihan. Pelatih memberikan instruksi untuk latihan ringan di rumah masing-masing. Kami diwajibkan mengirimkan video untuk bukti bahwa kami latihan. Jika tidak mengirim video, tentu kami kena sanksi,” ujar salah satu pemain Dust Muhammad Irfan. Menurutnya persaingan semakin ketat di Champiosnhip Series. “Ini satu Jakarta bukan lagi per wilayah,” sambung pemian bernomor 1 tersebut.

Persiapan matang juga dilakoni SMAN 61. Nasa (julukan SMAN 61) telah berlatih sebelum East Region digeber. “Biasa kami lathan 3 kali dalam seminggu. Menjelang DBL jadi setiap hari sih,” ungkap Tyas Satrio kapten tim Nasa. Punggawa Nasa sendiri siap melahap setiap latihan yang diberikan sang pelatih. “Meski laihan tiap hari, tapi polanya dibuat berbeda. Kadang high lalu agak low. Intnya biar kami nggak terlalu terforsir,” ucap pemain kelas XII tersebut.

Tak jauh berbeda, persiapan matang juga dilakukan tim putri SMAN 71 dan SMAN 36. Putri Sapta Eka (julukan SMAN 71) semakin bersemangat menghadapi babak Champinship setelah menasbihkan diri sebaga juara East Region lalu. “Tentu harus tetap semangat. Bola itu bundar, nggak ada yang tahu siapa yang akan menang. Kami pasti terus semangat dan berjuang terus,” ucap kapten tim Sapta Eka Zafirah Windi Annisa.

Student athlete berusia 17 tahun tersebut juga mengaku timnya sudah mempersiapkan semua jauh sebelum Honda DBL DKI Jakarta dimulai. “Sebelum East Region pun kami udah menyiapkan semuanya. Kami juga sempat hangout bareng biar makin dapat chemistrynya,” ujar siswi kelas XII tersebut.

Di sisi lain, SMAN 36 pun makin waspada dengan lawan yang akan dihadapi. Ranaa Putri Nisrina Wahab kapten tim SMAN 36 mengakui perjalanan akan tamba berat nantinya. “Memasuki Championship Series tentu persaingan akan semakin ketat. Kami langsung berbenah diri usai kalah dari SMAN 71 lalu,” ujar pemain bernomor punggung 5 tersebut.

Ranaa dkk sendiri fokus untuk menaikan intensitas pada bagian defense dan kecepatan. “Kami rutin laihan empat kali dalam seming. Terlebih masalah pertahanan dan kecepatan,” ungkap siswi kelas XII tersebut. (*)