Find anything on DBL Indonesia

Optimalkan Bigman Kunci Kemenangan Loyola

dblindonesia.com - 31 August 2018

SEMARANG – Pertandingan seru langsung tersaji pada opening party Honda DBL Central Java Series 2018 – North Region antara SMA Sedes Sapientiae Semarang melawan SMA Kolese Loyola Semarang kemarin (1/8). Laga kali ini mengulang memori final tahun lalu dimana kedua tim saling mengerahkan kekuatan maksimal. Sedes – julukan SMA Sedes Sapientiae Semarang unggul tiga poin lewat lay up yang dilakukan Vania Christina dan freethrow dari Jennifer Christabella. Namun tak lama setelah itu Bigman Loyola –julukan SMA Kolese Loyola Semarang-, Imanuela Fransesca, mampu memperkecil keadaan dengan mencetak poin di kuarter pertama.

Di kuarter dua, Sedes memimpin tempo permainan. Tujuh poin berturut turut yang dicetak oleh Vania Christina dan Jennifer Christabella semakin mempertegas keunggulan Sedes. Kuarter dua ditutup dengan skor sementara 10-4. Melihat permainan timnya kacau, coach Loyola, Eko Widodo, memberikan instruksi agar sang bigman lebih berani lagi dalam menyerang. “Musuh nggak punya bigman, jadi ini sebuah keuntungan untuk memaksimalkan bigman,” ucapnya.

Kejelian coach Eko tersebut langsung membuat permainan Loyola semakin ganas pada kuarter tiga. Sempat tertinggal delapan poin, mereka bisa membalikkan keadaan dan menemukan ritme permainan. Imanuela Fransesca dkk berhasil menyeimbangkan skor 12-12 saat kuarter ketiga tersisa dua detik lewat empat poin yang dicetak oleh duo garda, Gabbriela Sekar dan Ivanna Rahayaan.

Pertandingan semakin memanas di kuarter akhir. Loyola berhasil balik memimpin permainan l e w a t motor serangan yaitu bigman Imanuel Devi yang mampu mencetak tujuh poin dari 15 poin yang diperoleh Loyola dikuarter keempat. Loyola juga semakin menunjukkan dominasinya dengan torehan delapan kali rebound dan mencetak persentase tembakan sukses sebanyak 63 persen. Coach Eko menilai bahwa kemenangan Loyola ini tak lepas dari peran krusial bigman yang menjadi motor serangan dari Loyola sehingga berhasil membalikkan keadaan. “Ketika melihat peran bigman dikuarter tiga yang makin impresif, saya suruh dia bermain bebas pada kuarter terakhir,” ujar coach Eko.

 

Comeback Meyakinkan Karang Turi

Sementara pada pertandingan lainnya, kemenangan juga diraih tim basket putra SMA Karangturi Semarang atas SMA Kebon Dalem. Kemenangan ini sekaligus menjadi penanda bangkitnya Karangturi setelah lima musim absen dalam gelaran Honda DBL Central Java Series 2018 – North Region.

Tampil menekan sejak awal pertandingan, Karangturi makin gencar menggempur pertahanan Kebon Dalem. Alhasil 28 poin berhasil mereka kunci hingga kuarter dua. Dua kuarter selanjutnya Karangturi makin panas dan mendominasi. Pertandingan pun berakhir dengan kemenangan Karangturi yang unggul 59-18.

Menurut coach Karangturi, Rudy Kurniawan, kemenangan ini merupakan sebuah momentum positif untuk timnya. Rudy yakin dengan kekuatan anak asuhnya sekarang, Karangturi bisa melangkah jauh dan mencapai target. “Meskipun kami sudah lama absen, tapi semangat pemain kali ini makin membara karena mereka sendiri ingin juara Honda DBL ini,” ujarnya.

 

Efektifitas Strategi Shooting

Di pertandingan berikutnya, kemenangan juga diraih SMAN 4 Semarang dalam laga melawan SMAN 15 Semarang. Kedua tim tampil ngotot untuk menembus pertahanan lawan. Hingga kuarter dua berakhir, skor masih sama 8-8. Memasuki kuarter tiga, SMAN 4 Semarang berhasil unggul dengan perolehan sepuluh poin.Tambahan empat poin diciptakan oleh garda, Lintang Garcia yang membuat SMAN 4 mampu mengunci kemenangan dengan skor 12-22. Statistik menunjukkan bahwa efektifitas shooting mereka mencapai 44 persen. Dari 25 kali percobaan, 11 kali yang sukses berbuah angka.

 

Manfaatkan Celah Transisi Lawan

Dalam laga terakhir pertandingan antara SMA IT Ihsanul Fikri melawan SMAN 1 Kendal juga berlangsung tak kalah seru. Meskipun IFBS – julukan SMA IT Ihsanul Fikri - sempat memimpin hingga kuarter pertama berakhir. Namun perolehan ini mampu diimbangi oleh SMANIK – julukan SMAN 1 Kendal- dipertengahan kuarter dua. Kuarter ketiga jadi momentum bangkitnya SMANIK. Perolehan13 poin yang diciptakan sukses membuat IFBS tak mampu berkutik. SMANIK mampu mempertahankan keunggula hingga kuarter akhir dan meraih kemenangan perdana.Poin yang didapat tak terlepas dari kelemahan para pemain IFBS. Hal ini dibuktikan dengan delapan poin yang dicetak oleh SMANIK adalah hasil dari turn over.(alr)

Administrator

SHARE THIS

TITLE PARTNER

OFFICIAL PARTNERS

OFFICIAL SUPPLIERS

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments